Suara.com - Pendakwah Ustaz Riza Muhammad menerangkan penjelasan perihal cara menyikapi para penghina Habib atau keturunan Nabi Muhammad SAW sebagaimana anjuran agama Islam.
Sebelumnya, Ustaz Riza Muhammad menuturkan, keluarga nabi Muhammad SAW beserta keturunannya memang wajib dihormati.
Pasalnya, mau bagaimana pun mereka tetap keturunan Rasulullah, junjungan umat Islam.
Perihal para penghinan Habib, Ustaz Riza Muhammad mengaitkannya dengan surah Al-Hujurat ayat 10 dan 11 yang menjelaskan bahwa setiap mukmin pada dasarnya bersaudara.
"Islam selalu menjaga satu etika, teh. Alquran menjelaskan dalam surat 49 Al-Hujurat ayat yang ke-10... 'Setiap mukmin adalah bersaudara dan damaikan apabila ada perseteruan di antara saudara itu agar kau menuju kemenangan'," ungkap Ustaz Riza dikutip Hops.id -- Jaringan Suara.com dari tayangan dalam kanal YouTube Ambu Rani.
Dalam ceramahnya, Ustaz Riza Muhammad menegaskan bahwa Alquran melarang satu kelompok untuk mengolok kelompok lainnya. Terlebih lagi, kelompok tersebut sama-sama bernafaskan Islam.
"Di bawahnya lagi Al-Hujurat ayat 11, 'dilaran satu kelompok mengolok-olok kelompok yang lain, dilaran satu perempuan menghina perempuan yang lain, dilarang saling mencaci maki, dilarang saling memanggil gelar buruk untuk saudaranya. Jadi, secara fitrah siapapun dia dilarang mencaci saudara semuslimnya," kata Ustaz Riza Muhammad.
Terkait isu yang belakangan santer terdengar yakni perseteruan antara Nikita Mirzani dengan Habib Rizieq Shihab dan Ustaz Maaher, Ustaz Riza sendiri menjelaskan bahwa seharusnya saling memaafkan.
Ustaz Riza mengatakan, pihak-pihak terkait memaafkan pelaku, meminta ampunan atasnya, sampai dengan bermusyawarah bersama. Terlebih lagi, pihak-pihak tersebut sama-sama beragama Islam.
Baca Juga: Diduga Tak Berizin, Baliho Habib Rizieq di Bengkalis Dicopot Satpol PP
"Lah bagaimana menghadapi orang yang menghina tadi? Maafkan dia, mohon ampunkan dia, bermusyawarah dengan urusannya," ujar Ustaz Riza.
Kendati begitu, Ustaz Riza Muhammad mengaku mengiris dengan kejadian yang terjadi.
Ustaz Riza Muhammad sedih lantaran sesama muslim malah saling menjatuhkan satu dengan yang lain.
Padahal menurutnya, salah satu ciri orang yang beriman kepada Allah itu terlihat dari tutur kata yang baik.
"Makanya kemarin kalau sampai ada kejadian yang kita saksikan itu, miris ya. Kita ikut sedih, kita sesama muslim yang harusnya saling menjaga, tapi ini saling menjatuhkan. Naudzubillah himindzalik," tutur Ustaz Riza.
"Orang yang beriman kepada Allah berbicaralah yang baik. Kalau tak mampu, lebih baik diam," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Gedung Kedubes AS Diguncang Protes, Massa Buruh: Jangan Sampai Indonesia Jadi Sasaran Berikutnya
-
Peta Aceh Harus Digambar Ulang, Desa-Dusun di 7 Kabupaten Hilang Diterjang Bencana
-
Korupsi Mukena dan Sarung Bikin Negara Rugi Rp1,7 M, Pejabat-Anggota DPRD Diseret ke Meja Hijau
-
Ada Menteri Kena Tegur Prabowo di Retret Hambalang?
-
Geger Video Mesum Pasangan Misterius di Pos Polisi Tulungagung, Pelaku Diburu
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Ogah Bicara soal Dugaan Kasih Duit ke Kajari
-
Indonesia Dinominasikan Jadi Presiden Dewan HAM PBB, Apa Syarat Kriterianya?
-
Mendagri Dorong Percepatan Pendataan Rumah Rusak Pascabencana Sumatra
-
KPK 'Korek' Ketum Hiswana Migas di Pusaran Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina
-
Kejar Target Sebelum Ramadan, Satgas Galapana DPR RI Desak Sinkronisasi Data Huntara di Aceh