Suara.com - Seorang pria tewas setelah diserang oleh hiu di negara bagian Australia Barat pada hari Minggu (22/11/2020), sekaligus kematian kedelapan tahun ini.
Menyadur ABC News, Minggu (22/11/2020) polisi mendapat panggilan ke Cable Beach, tempat wisata populer di pantai Samudra Hindia Australia, sekitar pukul 8:40 pagi waktu setempat.
Korban, seorang pria berusia 55 tahun, dievakuasi dari pantai dengan luka serius dan dirawat oleh polisi sebelum paramedis tiba. Dia meninggal di tempat kejadian, menurut keterangan polisi.
Setelah mengevakuasi korban, petugas polisi juga mengatakan bahwa mereka menembak hiu yang bertahan di dekat pantai selama hampir setengah jam.
Spesies hiu yang menyerang pria tersebut belum dikonfirmasi, namun penduduk setempat mengatakan bahwa ada kemungkinan itu adalah hiu macan, yang kadang-kadang muncul di dekat pantai karena tertarik oleh ikan kecil.
Inspektur Polisi Kimberley Gene Pears mengatakan kepada wartawan bahwa korban berada di sekitar 30 hingga 40 meter dari pantai ketika dia diserang.
Sepasang suami istri yang berada di sekitar tempat kejadian melihat deburan air dan bergegas menyeret pria itu ke tempat aman. Pria itu mengalami luka di kaki dan tangannya.
"Ini insiden tragis, sangat tidak terduga, seseorang keluar untuk bersenang-senang di air," kata Gene Pears dikutip dari ABC News.
Polisi taman segera menutup pantai dan mengerahkan sebuah kapal penangkap ikan untuk berpatroli di area tersebut.
Baca Juga: Buktikan Vegan Itu Kuat, Seorang Doktor Meninggal di Puncak Gunung Everest
Tahun ini, sudah ada delapan orang yang menjadi korban serangan hiu sekaligus yang tertinggi di Australia sejak 1929, ketika sembilan orang meninggal akibat ikan predator tersebut.
Kasus serangan hiu sempat turun ketikan jaring-jaring penghalang hiu di pantai-pantai populer pada tahun 1930-an dipasang di sepanjang pantai.
Sebelumnya, serangan terjadi di Australia Barat pada 9 Oktober, ketika seorang peselancar diserang oleh hiu di Esperance di pantai selatan negara bagian tersebut.
Andrew Sharpe, diseret dari papan selancarnya oleh hiu dan jasadnya tidak ditemukan, kecuali papan selancar dan pakaian renang yang ia kenakan saat kejadian.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Menanti Vonis Empat Hari Jelang Ultah ke-27, Laras Faizati: Hadiah Terbaik adalah Kebebasan
-
Jakarta Waspada Superflu, Pramono Anung Persilakan Warga Suntik Vaksin Influenza
-
Luluk PKB: Penetapan Tersangka Gus Yaqut Harus jadi Momentum Reformasi Total Tata Kelola Haji
-
6 Fakta Kasus Yaqut Cholil Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji
-
Duplik Laras Disambut Tepuk Tangan, Kuasa Hukum: Tak Ada Mens Rea, Ini Kriminalisasi!
-
Ikut Jadi Tersangka, Ini Peran Vital Gus Alex di Skandal Korupsi Kuota Haji
-
Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Gus Yaqut Janji akan Kooperatif
-
Sebut KPK Agak Lambat, Luluk Nur PKB Tetap Apresiasi Penetapan Tersangka Eks Menag Yaqut
-
Kerugian Korupsi Haji Masih Misteri, BPK Sibuk Berhitung Usai Gus Yaqut dan Gus Alex Tersangka
-
Pasar Kerja Timpang, Belasan Juta Pekerja Dipaksa Terima Upah Murah