Suara.com - Sebuah monolit misterius setinggi 3 meter yang tertanam di bumi ditemukan oleh petugas satwa liar Amerika Serikat yang sedang berpatroli di daerah Utah.
Menyadur Sky News, Rabu (25/11/2020) Utah Department of Public Safety (DPS) menemukan sebuah benda misterius yang diperkirakan tingginya sekitar 3-3,6 meter.
Benda misterius tersebut diduga terbuat dari logam dan ditemukan tertancap di antara bebatuan di daerah Utah oleh pejabat satwa liar yang sedang berpatroli menggunakan helikopter.
Saat melakukan patroli dalam rangka menghitung domba bighorn, tiba-tiba seorang petugas berteriak saat melihat logam tersebut.
"Itu hal teraneh yang saya temui di luar sana selama bertahun-tahun terbang. Salah satu ahli biologi adalah orang yang melihatnya dan kami kebetulan terbang tepat di atasnya." kata pilot Bret Hutchings kepada saluran berita lokal KSL TV.
"Dia berteriak, 'Whoa, whoa, whoa, putar balik!' Dan saya bertanya, 'apa, dia menjawab, 'Ada benda di belakang sana - kita harus melihatnya!'" jelas kaptain Bret.
Dia melanjutkan: "Kami bercanda bahwa jika salah satu dari kami tiba-tiba menghilang, maka kami semua akan kabur."
Bret mengatakan benda tersebut tampak seperti buatan manusia. Ia menduga itu buatan seorang seniman atau penggemar berat film fiksi berjudul 2001: A Space Odyssey.
Dalam film Stanley Kubrick 1968 juga diceritakan tentang penemuan monolit yang tertancap di celas bebatuan oleh sekumpulan kera.
Baca Juga: Donald Trump Akhirnya Persilakan Joe Biden Memulai Transisi Kekuasaan
DPS kemudian memposting gambar dan video temuan mereka. Seseorang yang mengambil salah satu video terdengar berkata: "Penjelajah pemberani turun untuk menjelajahi bentuk kehidupan alien."
"Siapa yang melakukan hal-hal semacam ini? ... itu liar." ujar seorang petugas sambil tertawa.
Postingan tersebut kemudian langsung memicu komentar warganet dan tidak sedikit dari mereka yang langsung membuat teori.
Seorang warganet menganggap bahwa benda itu adalah "portal luar angkasa", yang lain berpendapat bahwa benda itu adalah bekas properti pembuatan sebuah film.
Bahkan ada yang berkomentar bahwa benda tersebut adalah tempat untuk mengisi daya, "Di sinilah Anda mencolokkan pengisi daya." tulisnya.
DPS mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka tidak akan mengungkapkan lokasi pasti dari monolit tersebut untuk alasan keamanan publik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap