Suara.com - Ketua Komisi V DPR Lasarus menanggapi ihwal Iis Rosita Dewi, Istri Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo yang turut ditangkap KPK. Diketahui Iis merupakan anggota Komisi V.
Lasarus mengatakan pihaknya belum mendapat informasi lebih lanjut terkait penangkapan Iis. Kendati begitu, ia berujar Komisi V menyerahkan sepenuhnya hal berkaitan dengan pemangkapan Iis kepada kepada penegak hukum terkait.
"Kami dari Komisi V menyerahkan sepenuhnya ini kepada proses yang berjalan, sebagaimana proses hukum sebenarnya. Mudah-mudahan ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua lah," kata Lasarus di Kompleks Parlemen DPR, Rabu (25/11/2020).
Lasarus yang sebatas mengikuti perkembangan peristiwa penangkapan Iis melalui media masaa itupun ikut mendoakan agar proses bisa berjalan dengan baik sebagaimana mestinya.
"Tentu kami berharap hukum ini bisa ditegakkan secara baik ya, dan kami berharap juga seluruh proses bisa berjalan dengan baik sebagaimana aturan dan ketentuan yang berlakunya," tutur Lasarus.
Cokok Istri Hingga Pegawai Edhy
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan bersama istrinya di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tanggerang, Pada Rabu (25/11/2020) sekitar pukul 01.23 WIB dini hari.
"Menteri kelautan dan perikanan (Edhy Prabowo) beserta istri dan beberapa pejabat di KKP," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Rabu (25/11/2020). Selain Edhy dan istrinya, kata Ali, tim Satgas KPK juga meringkus sejumlah pihak yang berasal dari Kementerian KKP dan pihak swasta.
Menurut Ali, ada sekitar 17 orang yang kini berada di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta untuk menjalani pemeriksaan secara intensif.
Baca Juga: Menteri KKP Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Iwan Fals : Wuiiihh...
"Jumlah yang diamankan petugas KPK seluruhnya saat ini 17 orang, " ucap Ali.
Mereka ditangkap diduga telah melakukan tindak pidana korupsi terkait izin benih Lobster yang diketahui tengah aktif dijalanlan oleh Kementerian KKP.
Ali menyebut keseluruhan mereka ditangkap disejumlah wilayah. Ada di Jakarta dan Depok, Jawa Barat termasuk di Bandara Soekarno Hatta.
Ali mengaku saat ini KPK masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap 17 orang tersebut selama 1x24 jam.
"Perkembangannya akan kami sampaikan lebih lanjut," tutup Ali.
Edhy ditangkap KPK setelah kepulangannya dari Kota Honolulu, Amerika Serikat. Ia ditangkap atas dugaan korupsi ekspor benih lobster yang tengah aktif dijalankan oleh kementerian KKP.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Dugaan Pelecehan 5 Santri Syekh Ahmad Al Misry, DPR Desak Polri Gandeng Interpol Seret SAM ke RI
-
Soal Dugaan Bobby Nasution Tampar Sopir BUMD, Pengamat: Harusnya Kedepankan Cara Edukatif
-
Pesan Singkat Puan soal Kasus Andrie Yunus: Berikan Proses yang Adil Seadil-adilnya!
-
Iran Ancam Tutup Laut Merah, Apa Dampaknya bagi Dunia?
-
Citra Satelit Ungkap Penghancuran Sistematis Desa Lebanon Selatan Oleh Israel, Ini Wujudnya
-
Dinilai Terlalu Provokatif, Mabes Polri Didesak Usut Dugaan Makar dari Pernyataan Saiful Mujani
-
27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?
-
KontraS Ragukan Motif Dendam Pribadi dalam Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Putus Rantai Komando
-
Ironi Ketua Ombudsman Hery Susanto: Jadi Tersangka Kejagung, Padahal Baru Seminggu Dilantik Prabowo
-
Skandal Suaka LGBT, Warga Pakistan dan Bangladesh Ngaku Gay Demi Jadi Warga Negara Inggris