Suara.com - Seorang penumpang KRL menjadi korban penipuan saat berada di Stasiun Cilebut. Ia dimintai uang oleh seorang penumpang lain yang berpura-pura menjadi korban jambret.
Akun Twitter @pmtamara10 membagikan pengalamannya ke media sosial agar penumpang lain tak ikut menjadi korban. Suara.com telah meminta izin kepada Tamara untuk mengangkat kisah tersebut.
Awalnya, sepulang bekerja pada Sabtu (21/11/2020) sore saat ia turun di Stasiun Cilebut, ada seorang wanita yang meminta pertolongannya.
Wanita muda itu mengaku baru saja menjadi korban pencopetan di dalam rangkaian kereta. Ia mengaku kebingungan tak bisa pulang karena HP dan uangnya raib.
"Wajahnya meringis kelihatan sedih. Dengan ekspresi itu bikin orang benar-benar percaya kalau dia betulan kecopetan dan butuh," kata Tamara kepada Suara.com, Kamis (26/11/2020).
Wanita itu mengaku tinggal di daerah Bojong Jengkol, tak jauh dari lokasi stasiun.
Tamara yang merasa iba tak pikir panjang langsung memberikan uang untuk wanita itu agar bisa pulang.
Saat itu, Tamara tak menaruh curiga apapun kepada wanita itu. Ia tak sempat memperhatikan apakah wanita itu benar-benar keluar stasiun dan menaiki ojek atau tidak.
"Setelah kejadian itu saya berpikir hanya kebetulan dan apa salahnya membantu," ungkapnya.
Baca Juga: Bikin Bingung! Olshop Ini Jual Calon Bapak yang Baik, Sudah Ada 8 Terjual
Namun, pada Rabu (25/11/2020) sore Tamara dibuat terkejut saat kembali menemukan wanita yang mengaku dicopet di kereta beberapa waktu lalu dan dibantu olehnya.
Bahkan, wanita itu masih berdiri di tempat yang sama dan mengenakan pakaian hingga goodie bag yang sama persis saat Tamara temui.
Saat itu, wanita tersebut menyasar target lain seorang ibu-ibu yang baru turun dari KRL.
"Dia minta tolong ke ibu-ibu dengan kata-kata yang sama, dia minta tolong sambil tunjukkin goodie bagnya," tutur Tamara.
Melihat hal itu, ia baru menyadari jika aksi meminta bantuan tersebut ternyata hanyalah modus belaka untuk mendapatkan keuntungan.
Sayangnya, saat menemukan wanita itu sedang beraksi, Tamara tak sempat menegur wanita tersebut karena sedang terburu-buru.
Meski demikian, ia sempat melaporkan kejadian tersebut ke petugas keamanan stasiun untuk ditindaklanjuti.
"Saya sudah lapor ke PKD, mereka responsif banget langsung mencari wanita yang saya maksud itu," tuturnya.
Tamara mengingatkan kepada publik untuk bisa lebih berhati-hati lagi ketika berada di ruang umum. Jangan sampai ada korban selanjutnya dengan modus penipuan serupa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
- Ironi Letjen Lodewyk Pusung: 32 Tahun Setia di Militer, Tumbang dalam 1,5 Tahun Urus Gizi Nasional
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam
-
Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan
-
Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN
-
Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?
-
Konflik Lahan Rumpin vs TNI AU Belum Tuntas, Warga Kembali Mengadu di Aksi Kamisan
-
Said Iqbal Dikabarkan Masuk Kabinet Prabowo, Tinggal Tunggu Pelantikan?
-
KPK Bongkar Transaksi Aneh Anak Buah Silmy Karim: Bayar Rumah Mewah Pakai Kepingan Emas
-
Modus Licin Staf Imigrasi, Pakai Rekening OB dan Cleaning Service Buat Tampung Duit Suap Izin WNA
-
Kejagung Diminta Usut Tuntas Korupsi MBG Dadan Cs dan Dugaan Monopoli Dapur
-
Resmi! Prabowo Berhentikan Silmy Karim dari Jabatan Wamen Imipas