Suara.com - Penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo atas dugaan kasus korupsi ekspor benih lobster masih menjadi sorotan publik. KPK mengklaim Edhy telah menerima aliran dana sebesar Rp 3,4 miliar.
Penangkapan Edhy melalui operasi tangkap tangan (OTT) ini mengejutkan banyak pihak khususnya Partai Gerindra karena Edhy berasal dari partai tersebut.
Partai yang dipimpin Prabowo Subianto ini berulang kali menyatakan komitmennya untuk memberantas korupsi. Seperti saat Prabowo menjadi capres tahun lalu, di depan publik ia menegaskan akan menjebloskan kadernya ke penjara apabila ada yang korupsi.
Adapun Edhy Prabowo yang kini dicokok KPK pernah pula menyatakan kesungguhannya dalam memerangi korupsi. Pernyataan Edhy tersebut ia kemukakan dalam peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia di Jakarta 9 Desember 2019 lalu.
"Korupsi adalah musuh utama yang harus kita perangi. Bersama-sama membangun komitmen KKP menjadi birokrat yang bersih dan melayani untuk mewujudkan masyarakat kelautan dan perikanan yang sejahtera," tulis pengelola akun Edhy Prabowo.
Kicauan Eddy tersebut disertai dengan beberapa foto acara peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia setahun lalu.
Tampak dalam foto yang diunggah Edhy acara tersebut mengusung tema "Mewujudkan Kementerian Kelautan dan Perikanan Bersih Tanpa Korupsi, Menuju Indonesia Maju."
Kicauan lama Edhy Prabowo itu pun membuat publik heboh akhir-akhir ini setelah dirinya dibekuk KPK.
"Di antara banyak minuman kenapa suka banget jilat ludah sendiri?" kata akun @zakias*** 25 November 2020 kemarin.
Baca Juga: Menteri Edhy Terjerat Korupsi, Istrinya Bergaji Rp 60 Juta Sebulan
"Halloww bapak, tweetnya tidak glow up ya," timpal akun @dyo***
Kekinian, Edhy Prabowo akhirnya mundur dari jabatan strukturalnya di Partai Gerindra. Pernyataan itu disampaikan Edhy Prabowo setelah resmi ditetapkan tersangka oleh KPK.
Terkait kasus yang menjeratnya itu, dia meminta maaf kepada Gerindra, partai yang sudah membesarkan namanya. Selain itu, Edhy juga mengaku siap meninggalkan jabatannya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan (KPK).
"Dan saya mohon maaf kepada partai saya. Saya dengan ini akan mengundurkan diri sebagai wakil ketua umum. Dan Nanti saya akan mohon diri untuk tidak lagi menjabat sebagai menteri. Saya yakin prosesnya sudah berjalan saya akan hadapi dengan jiwa besar," kata Edhy di gedung KPK, Kamis (26/11/2020) dini hari.
Berita Terkait
-
Rutan Kosong, Rumah Penuh: Akankah Status Tahanan Rumah Jadi Tren Pejabat?
-
Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran, KPK Sebut Gus Yaqut Idap Penyakit GERD Akut
-
Ulasan Novel 86, Membedah Akar Budaya Korupsi dalam Birokrasi
-
Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman
-
Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa
-
Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut
-
Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang
-
Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19
-
Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps
-
Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli
-
Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir
-
Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani