Suara.com - Tempo hari publik dikejutkan oleh selebgram Ayu Wulantari yang nekat bunuh diri di Hotel Rose Inn Jimbaran, Bali, Sabtu (28/11/2020) sekira pukul 10.30 WITA.
Menyusul maraknya kabar pemberitaan tentangnya, baru-baru ini publik digegerkan oleh seorang vlogger yang hendak menyebarkan video detik-detik Ayu Wulantari bunuh diri.
Kontan saja, vlogger di bidang kuliner tersebut menuai hujatan lantaran berniat menyebarkan sesuatu yang dinilai tak layak untuk disebarkan.
Keberadaan vlogger yang hendak menyebarluaskan video bunuh diri Ayu Wulantari tersebut beredar di berbagai platform media sosial. Salah satunya dikabarkan oleh akun Instagram @ifotaiment, Senin (30/11/2020).
Lewat Instagram Story, vlogger dengan followers ratusan ribu tersebut mengaku punya video rekaman bunuh diri Ayu Wulantari.
Dia mengatakan, siapa saja yang ingin melihat bisa mengirim pesan langsung kepadanya.
"Saya ada video pas jatuh. Yang mau bisa DM," ujar vlogger berinisial YF itu.
"Serius aku beneran ada video lengkapnya. Ini aku lagi susun. Kalian bisa nonton full di TikTok aku bentar lagi," tegasnya sembari memperlihatkan foto seorang wanita diduga Ayu Wulantari terkapar di tanah.
Lebih lanjut, vlogger tersebut secara tidak langsung sempat mengatakan bahwa dia sempat mengunggah video itu di Telegram. Hanya saja, kini videonya telah dihapus lantaran dia ditegur oleh para pengikutnya.
Baca Juga: Massa Soraki Polisi saat Bubarkan Haul Syekh Abdul Qadir, Videonya Viral
Kepada warganet, dia meminta maaf lantaran terpaksa menghapus video bunuh diri Ayu Wulantari.
"Videonya di tele aku hapus aja ya gengs. Gak enak soalnya, udah dapat masukan dari beberapa followers ni kalau hal kek gini rupanya gak baik disebar," tukas vlogger itu.
"Awalnya aku mikir cuma buat penuhin rasa penasaran aku dan kawan-kawan semua aja sih, karena emang gak ada dimana-mana videonya dan aku bisa dapat. Tapi ya udah aku ngalah aja, karena gak semua bisa nerima itu," sambungnya.
Keberadaan vlogger yang hendak menyebarluaskan video detik-detik Ayu Wulantari tersebut sontak viral. Dalam kolom balasan akun @infotaimen, publik ramai-ramai melayangkan kritikan.
Publik menegaskan, video bunuh diri itu tak seharusnya disebar. Sebab dirasa tidak sopan dan bisa menimbulkan trauma tersendiri bagi orang lainnya.
"Gak semua bisa dijadikan konten," terang @iniinaino.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend