Suara.com - Penulis banyak buku best seller, Jombang Santani Khairen atau JS Khairen, baru saja mengungkap sosok yang paling berjasa dalam perkembangan karir kepenulisannya.
Sosok tersebut tak lain adalah sang bunda yang selama ini selalu diam-diam membeli karya ciptaannya.
Hal itu diungkapkan langsung oleh JS Khairen lewat akun Instagram miliknya, Jumat (4/11/2020).
JS Khairen membagikan video yang memuat betapa welas asihnya sang bunda yang selalu semangat membeli karya buatannya.
"Ini nyokap gue yang kocak. Tapi....." ujar JS Khairen mengawali cerita.
Usut punya usut, ternyata JS Khairen awalnya tidak disetujui oleh ibunya menjadi seorang penulis novel.
Impiannya sejak lama itu sempat ditentang lantaran tidak selinier dengan ijazah dan uang penulis tidaklah banyak.
"Gak setuju sama impian gue untuk jadi penulis novel karena gak sesuai dnegan ijazah dan duitnya dikit," ungkap dia.
Kendati begitu, JS Khairen tetap melangkah maju menjadi seorang penulis, tentu dengan jalan yang tak selamanya mulus.
Baca Juga: Banjir Air Mata! Viral Momen Anak Rantau Rayakan Ulang Tahun Sang Bunda
Pasalnya, karyanya dulu sempat tidak laku. Meski begitu, dia tetap berkarya dan usahanya memetik hasil luar biasa.
Kini, JS Khairen banyak menyumbang karya-karya yang best seller di toko buku, khususnya Gramedia.
Menurut dia, semua itu tak terlepas dari sosok ibu yang ternyata diam-diam selalu membeli novelnya ke Gramedia.
"Tapi nyokap selalu diam-diam beli novel gue ke gramedia, meski udah digusur karena gak laris. Sampai akhirnya novel-novel gue masuk rak best seller," tukas JS Khairen.
"Nyokap selalu datang pertama kali ke Gramedia untuk beli karya anaknya dan tentunya minta jatah royalti," sambung dia.
Dalam video itu, JS Khairen juga membagikan rekaman momen saat dia bersua secara daring dengan sang Bunda.
"Ini gue lagi video call via CCTV rumah di kampung. Nyokap lagi joget. Bisa pulang kampung dengan baik nih gue," pungkas narasi dalam video JS Khairen.
Melihat perjuangan sang bunda, JS Khairen berharap agar tidak ada lagi pembajakan buku miliknya dan para pembeli bisa bijaksana membeli buku asli.
Kekinian, video unggahan JS Khairen tersebut telah puluhan ribu kali ditayangkan dan dibanjiri berbagai komentar.
"Beneran mengandung bawang bang. Terhura aku," ujar @thoyyibah_93.
"Siswanya yang rajin baca buku sampai dikasih hadiah buku anaknya sendiri. Dapat cerita dari adik gue bang," balas @__nuyaaa.
"Bangga sama kamu bang Jombang," timpal @retarioctara.
"Salut gue sama lu. Selalu memprioritaskan keluarga," sahut @mochkikireal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
Jaga Stabilitas Harga Daging Jelang Ramadan di Jakarta, Dharma Jaya Impor Ratusan Sapi
-
Santunan Korban Bencana Sumatra Disalurkan, Mensos Sebut Hampir Seribu Ahli Waris Terbantu
-
PDIP Sebut 100 Persen Warga Indonesia Bisa Mendapatkan BPJS Gratis, Begini Kalkulasinya
-
Adu Mulut Menteri Keuangan dan Menteri KKP Bikin PDIP Geram: Jangan Rusak Kepercayaan Pasar!
-
Wamensos Agus Jabo Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Korban Penganiayaan di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik Pelaku
-
Pemerintah Kucurkan Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu Per Bulan, Pembangunan Huntap Capai 15.719 Unit
-
Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga