Suara.com - Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengungkapkan adanya kenaikan kasus positif dalam beberapa minggu terakhir. Di samping itu, terdapat penurunan dalam angka kasus kesembuhan.
Doni mengatakan kasus positif Covid-19 secara nasional saat ini mencapai 14,53 persen. Hal tersebut dikarenakan faktor masa libur panjang pada Oktober dan adanya kerumunan massa pada November 2020.
"Sedangkan angka kesembuhan berada pada posisi 82,40 persen, mengalami penurunan sebanyak 2,05 persen dibanding beberapa minggu lalu," kata Doni dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Tahapan Pemungutan Suara Pilkada Serentak secara virtual, Selasa (8/12/2020).
Doni menjelaskan, lonjakan kasus corona juga terjadi pada negara-negara lain. Sementara kasus aktif dan angka kesembuhan di dunia mengalami kenaikan serta penurunan angka kesembuhan.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu mengklaim, bahwa posisi Indonesia terkait kasus positif Covid-19 relatif jauh lebih baik. Meski begitu, Doni tetap meminta atensi dari semua pihak untuk tetap fokus dalam pengendalian penyebaran Covid-19 termasuk angka kematian.
Apalagi bagi daerah-daerah yang menggelar Pilkada Serentak harus memperhatikan betul jalannya pemungutan suara yang akan berlangsung pada Rabu besok.
"Tentunya para penyelenggara khususnya petugas di TPS betul-betul memberikan suatu kepastian tentang aturan penegakan prokes," tuturnya.
"Mereka yang punya komorbid dan lansia tolong harus diberi atensi tinggi, karena kalau mereka terpapar angka kematiannya sangat tinggi. Apalagi di daerah-daerah tertentu yang keadaan rumah sakit dan dokternya terbatas," pungkasnya.
Baca Juga: Pilkada Serentak 2020, TPS di Sumut Wajib Terapkan Protokol Kesehatan
Berita Terkait
-
RSDC Wisma Atlet Kemayoran Resmi Ditutup Hari Ini, Nakes dan Relawan Purna Tugas
-
Update: Kasus Covid-19 Indonesia Hari Ini Bertambah 3.655 Orang, 32 Meninggal
-
Meningkat Lagi, Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 3.225 Orang
-
Satgas Covid-19: Subvarian XBB Merebak, Prokes Liburan Akhir Tahun Harus Diperketat
-
Kasus Covid-19 Indonesia Bertambah 6.294 Orang, DKI Sumbang Pasien Baru Terbanyak
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Sindir Kejahatan di Tubuh Jaksa, Mahasiswa Desak DPR Kawal Kasus Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dulu Diandalkan, Sekarang Jadi Ancaman, Mengapa Jokowi Disebut Cemas dengan Jampidsus Febrie?
-
KPK Curiga Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Pakai Nama Orang Lain Tanpa Hubungan Keluarga
-
Brimob Bersenjata Lengkap Kawal Pengungkapan Dugaan Korupsi Jampidsus di Polda Metro Jaya
-
Rachmat Gobel Wafat Tanpa Riwayat Penyakit, Putra: Kembali dalam Kondisi Paling Ideal
-
Prabowo: Jangan Lawan Kehendak Rakyat dengan Membiarkan Korupsi
-
JK di Pemakaman Rachmat Gobel: Kita Kehilangan Sosok yang Paham Masalah Bangsa
-
Hakim Ungkap Rincian Suap Rp91,77 Miliar Blueray Cargo ke Pejabat Bea Cukai
-
Tepis Isu Perang Institusi, Komjak: Rumah Jampidsus Digeledah Bukan Sinyal Konflik Jaksa dan Polri
-
Siasat Sembunyikan Aset? KPK Duga Rumah Mewah Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul Gunakan Nominee