Suara.com - Dalam bahasa Belanda, Politik Etis dikenal sebagai Ethische Politic yakni sebuah pemikiran yang merujuk pada pemerintah kolonial memegang tanggung jawab moral untuk kesejahteraan bumiputera. Politik etis ini adalah salah satu bentuk respon atas kritik kepada politik tanam paksa. Berikut ini pengertian Politik Etis dan program kolonial Belanda pasca tanam paksa.
Saat itu, kemunculan golongan etis oleh Pieter Brooshooft (wartawan Koran De Locomotief) dan C.Th. van Deventer (politikus) menjadikan pemerintah kolonial lebih memperhatikan nasib para pribumi. Simak pengertiaan politik etis dalam uraian berikut.
1. Pengertian Politik Etis
Mengutip dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, politik etis atau politik balas budi adalah suatu pemikiran yang menyatakan bahwa pemerintah kolonial Belanda memegang hutang tanggung jawab moral bagi kesejahteraan rakyat Nusantara.
Politik etis bertendensi pada desentralisasi politik, kesejahteraan rakyat dan efisiensi. Ada tiga program yang jadi fokus utama politik etis yakni:
Program pembangunan dan penyempurnaan sarana masyarakat di bidang pertanian dan perkebunan demi menunjunjang kesejahteraan rakyat pribumi. Misalnya, membuat waduk untuk menampung air hujan dan lahan pertanian, memperbaiki sanitasi agar masyarakat tidak terkena penyakit. Hingga membuat infrastruktur terutama jalan raya dan jalur kereta api agar sebagai angkutan hasil pertanian dan perkebunan.
Pendidikan untuk meningkatkan mutu SDM dan membasmi buta huruf yang tentunya juga berdampak baik pada pemerintah Belanda karena bisa memiliki tenaga kerja yang terdidik, namun dengan gaji murah.
Program pemerataan penduduk yang pada tahun 1900 berjumlah 14 jiwa di Pulau Jawa dan Madura sehingga dibuatlah pemukiman baru di wilayah-wilayah Indonesia lainnya seperti Sumatera dan Kalimantan.
Baca Juga: Sejarah Bendera Merah Putih di Masa Kerajaan Nusantara hingga Kemerdekaan
Setelah dilaksanakannya politik etis, dampak negatif dan positif pun mulai dirasakan oleh masyarakat. Namun, diketahui bahwa hampir seluruh program dan tujuan awal dari politik etis yang peduli dengan kesejahteraan rakyat saat itu terhambat bahkan tidak terlaksana. Tapi, salah satu program yang berhasil dilakukan ialah edukasi.
Sehingga masyarakat Indonesia mulai melahirkan golongan terpelajar dan malah membuat pemerintah Belanda terancam setelah kemunculan organisasi pemuda seperti Budi Utomo dan Sarekat Islam.
Itulah penjelasan tentang pengertian Politik Etis dan program kolonial Belanda pasca tanam paksa.
Kontributor : Lolita Valda Claudia
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Resmi! Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Dia Pelaku Utama
-
Jejak Kelam Taufik Hidayat: Mantan Istri Juga Pernah Disiksa, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Jakarta Rayakan HUT ke-499 dengan Komitmen Mengutamakan Kualitas Hidup Penduduk
-
Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi
-
KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari
-
Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar
-
Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat
-
Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim
-
Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam
-
Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik