Suara.com - Berdasarkan hasil hitung cepat, anak dan menantu Presiden Joko Widodo memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Rabu (9/12/2020). Ini nantinya akan menjadikan Jokowi catat sejarah baru sebagai presiden pertama yang memiliki anak dan menantu wali kota. Gibran dan Bobby pun akan jadi wali kota pertama yang ayah serta martuanya seorang presiden.
Putra pertama Jokowi, Gibran Rakabuming Raka bersama Teguh Prakosa memenangkan Pilwalkot Solo dari pasangan Bagyo Wahyono dan FX Supardjo (Bajo).
Lembaga survei Charta Politika memaparkan Gibran-Teguh meraih 87,15 persen suara unggul dari Bagyo-Supardjo hanya 12,85 persen suara.
Lalu lembaga survei Voxpoll Centre menyatakan Gibran-Teguh memperoleh 86,65 persen suara, sedangkan pasangan Bagyo-Supardjo hanya mendapatkan 13,34 persen suara.
Sementara itu, menantu Jokowi Bobby Nasution bersama Aulia Rachman unggul dari Akhyar Nasution dan Salman Alfarisi di Pilwalkot Medan.
Lembaga survei Charta Politika menunjukkan Bobby-Aulia merenggut 55,29 persen, sementara pasangan Akhyar-Salman memperoleh 44,71 persen.
Lalu lembaga survei Poltracking menyebut bahwa Bobby-Aulia meraih 54,12 persen sedangkan Akhyar-Salman hanya mendapat 45,88 persen suara.
Terakhir, lembaga survei Voxpol Center menunjukkan Bobby-Aulia lebih ulung 53,31 persen dari pasangan Akhyar-Salman yang hanya 46,68 persen suara.
Gibran dan Bobby sama-sama diusung oleh partai PDIP dalam penyelenggaraan Pilkada serentak tahun ini, beriringan dengan partai pengusung lainnya.
Baca Juga: Pilkada Balikpapan, Rahmad Mas'ud-Thohari Aziz Unggul Melawan Kotak Kosong
Diperkirakan hasil hitung resmi dari KPU tidak akan berbeda jauh dengan hasil hitung cepat yang dilakukan oleh berbagai lembaga survei tersebut.
Menanggapi isu kemenangannya, Gibran mengatakan tak akan melakukan selebrasi apa pun.
"Yang jelas kita tunggu dulu pengumuman resmi dari KPU," jelas Gibran pada BBC News Indonesia.
Diketahui Gibran jauh hari pernah membantah tudingan adanya dinasti politik pada dirinya.
"Pokoknya bapak (Jokowi) nggak pernah memaksa apa pun, nggak pernah mengarahkan harus ke sini, harus ke sana, nggak. Semuanya bebas. Semuanya, yang penting harus mandiri," kata Gibran pada BBC News Indonesia.
Hal itu juga ditanggapi oleh Bobby, menantu Presiden Jokowi. Dia akan menunggu hasil perhitungan resmi, seraya membeberkan rencananya dalam waktu dekat.
Tag
Berita Terkait
-
Bobby-Aulia Unggul Versi Quick Count, Akhyar-Salman Tunggu Hasil Resmi KPU
-
Hitung Cepat Pilkada Samarinda, Persaingan Antarpaslon Cukup Ketat
-
Pilkada Medan, Sejumlah Pasien Covid-19 Gagal Memilih
-
Pilkada Balikpapan, Rahmad Mas'ud-Thohari Aziz Unggul Melawan Kotak Kosong
-
Pilkada Pangkep: Yusran Lalogau-Syahban Sammana Unggul Versi Hitung Cepat
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Belum Jadi Kader Resmi, Jokowi Disebut Sudah Ajak Relawannya untuk Masuk PSI
-
Kunjungi SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Pastikan Sekolah Rakyat Ramah Disabilitas
-
Ahmad Muzani di Harlah NU: Bangsa Ini Berutang Jasa pada Kiai dan Santri
-
Sesuai Arahan Presiden, Gus Ipul Serahkan Santunan Ahli Waris Korban Banjir Deli Serdang
-
Satu Abad NU, Gus Yahya: Persatuan Menguat Usai Dinamika yang Hebat
-
Menhan Ungkap Pertemuan Prabowo dan Tokoh Oposisi: Apa yang Dibahas?
-
Risiko Matahari Kembar di Tubuh Polri, Mengapa Kapolri Pilih Mundur Ketimbang Jadi Menteri?
-
Aktivis 98 Kritik Pernyataan 'Titik Darah Penghabisan' Kapolri: Siapa yang Mau Dihadapi?
-
Geger! Jutaan Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis, Nama Donald Trump Muncul 5.300 Kali
-
Diterpa Isu Reshuffle, Pratikno Tegas Bantah Siapkan Surat Pengunduran Diri