Suara.com - Kementerian Kesehatan Jepang melaporkan negaranya akan membeli freezer dan dry ice dalam jumlah banyak untuk menyimpan vaksin corona. Penyimpanan vaksin dalam suhu rendah menjadi tantangan berat logistik.
Pemerintah Jepang berencana membeli 10.500 freezer atau lemari es untuk menyimpan vaksin virus corona. Selain itu, pembelian dry ice dalam jumlah besar juga tengah dipertimbangkan.
Jepang memiliki perjanjian untuk membeli 290 juta dosis vaksin dari Pfizer Inc, AstraZeneca Plc, dan Moderna Inc. Jumlah yang cukup untuk vaksin bagi 145 juta warga dengan catatan setiap orang mendapat dua suntikan.
Vaksin Pfizer harus disimpan pada suhu sekitar minus 75 Celcius dan vaksin Moderna sekitar minus 20 Celcius. Penyimpanan dalam suhu rendah tersebut menjadi tantangan logistik.
Pfizer dan Moderna, serta mitra domestiknya Takeda Farmasi, berencana membangun jaringan untuk menjaga vaksin pada suhu yang sesuai.
Hingga saat ini infeksi virus corona di Jepang mencapai lebih dari 165 ribu kasus dengan 2.417 kasus kematian. Ibukota Jepang, Tokyo menjadi daerah terdampak parah. ha/pkp (Reuters)
Terpopuler
Pilihan
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
Terkini
-
Klaim Donald Trump: Sejumlah Negara di Kawasan Teluk Persia Bantu AS Blokade Selat Hormuz
-
Panas Sengketa Lahan di Menteng, Temasra Jaya Somasi Mabes TNI, Ancam Lapor ke Puspom
-
Lampu Hijau RUU BPIP: Surpres Sudah Terbit, Kapan Mulai Dibahas?
-
3 Cara AS Blokade Selat Hormuz, Nomor 2 Bisa Picu Rusia dan China Ikut Perang Terbuka
-
Rakitan Rasa Pabrik! Ki Bedil Maestro Senpi Ilegal Ternyata Jebolan Cipacing
-
Respons Seskab Teddy, Arifki Sebut Fenomena Inflasi Pengamat Jadi Cermin Oposisi Mandul
-
Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz
-
Iran Bongkar Taktik Licik AS di Islamabad, Kesepakatan Damai Gagal di Detik Terakhir
-
RDP DPR-BPIP Diwarnai Candaan, Willy Aditya Singgung Merger NasDem-Gerindra
-
Perundingan Islamabad Buntu, Iran Siap Ladeni AS di Selat Hormuz