Suara.com - Menteri Luar Negeri As, Mike Pompeo dikarantina setelah melakukan kontak dengan orang yang positif Covid-19. Menyadur CNN Kamis (17/12), Popeo tetap menjalani isolasi mandiri meski hasil tesnya negatif.
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan Pompeo melakukan kontak dengan orang yang identitasnya masih dirahasikan untuk alasan privasi.
"Menteri sudah dites dan negatif. Sesuai pedoman CDC, dia akan di karantina,” kata mereka. "Dia diawasi secara ketat oleh tim medis Departemen."
Mike Pompeo tak memiliki jadwal pertemuan publik di hari Rabu. Hanya Presiden Donald Trump yang dijadwalkan menggelar rapat Kabinet pada Rabu pagi.
Puluhan orang di lingkaran Donald Trump, serta Presiden sendiri, dinyatakan positif corona. Pompeo diketahui mengunjungi Gedung Putih pada hari Jumat.
Hingga kini belum diketahui secara pasti, dengan siapa dan kapan Pompeo kontak orang misterius itu.
Pompeo dijadwalkan bertemu dengan penggantinya di era yang akan datang pada hari Kamis untuk pertama kalinya. Tidak jelas apakah pertemuan itu akan berlangsung secara virtual atau tidak.
Kantor Pompeo telah membatalkan dua pertemuan liburan untuk diplomat asing di Washington. Dalam acara yang dijadwalkan hari Rabu itu, Pompeo seharusnya memberikan sambutan.
Dia dan istrinya, Susan Pompeo, tidak hadir dalam resepsi Selasa untuk anggota keluarga diplomat yang ditempatkan di pos berbahaya di luar negeri.
Baca Juga: Kunjungi Tepi Barat, Mike Pompeo Disambut Demonstran Palestina
Wakil Menteri Luar Negeri Stephen Biegun hadir untuk menggantikannya. 900 orang diundang ke acara itu, tetapi hanya sebagian kecil yang benar-benar hadir.
Pada awal Desember, Asosiasi Dinas Luar Negeri Amerika, asosiasi profesional dan serikat pekerja untuk dinas luar negeri AS, mendesak Departemen Luar Negeri untuk membatalkan resepsi tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
Terkini
-
BRIN Bongkar Misteri Benda Langit di Lampung, Ternyata Sampah Roket China CZ-3B yang Jatuh
-
Pilot F-15 Hilang, AS Putus Asa Hingga Tembaki Wilayah Iran Saat Operasi Penyelamatan
-
Pesan Paskah 2026: Kardinal Suharyo Ajak Umat Keluar dari Kegelapan dan Tetap Menyala dalam Kasih
-
Padati Gereja Katedral, 2.500 Umat dan Tokoh Nasional Khidmat Ikuti Misa Pontifikal Paskah
-
Ribuan Massa Kepung Kedubes AS, Beri Penghormatan untuk 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
-
Dukung Langkah BGN Setop Sementara SPPG, Legislator DPR: Perlu Penindakan dan Pembinaan
-
Panglima TNI Pimpin Pemakaman Mayor Zulmi, Pahlawan Perdamaian yang Gugur di Misi UNIFIL Lebanon
-
Selain Kajari Karo, Kejagung Amankan Kasi Pidsus dan Jaksa Kasus Amsal Sitepu, Terancam Sanksi Berat
-
Buntut Kasus Amsal Sitepu, Intel Kejagung Amankan Kajari Karo!
-
Suasana Haru Pemakaman Kopda Anumerta Farizal di TMP Giripeni, Isak Tangis Keluarga Pecah