Suara.com - Presiden Prancis Emmanuel Macron dinyatakan positif covid-19 setelah mengalami gejala ringan.
Menyadur Sky News, Kamis (17/12/2020) pihak Istana Elysee mengatakan Presiden Macron telah menjalani tes setelah menunjukkan gejala awal.
Macron akan menjalani isolasi selama tujuh hari, tetapi akan terus bekerja dan melakukan aktivitasnya dari jarak jauh.
Menurut perhitungan Worldometer.info, hingga kini Prancis sudah mencatatkan 2,4 juta kasus covid-19 dengan lebih dari 59 ribu kematian.
Seperti diwartakan France24, warga Prancis diperkirakan mulai menerima vaksin covid-19 yang dikembangkan oleh Pfizer/BioNTech pada akhir Desember 2020.
Itu kalau otoritas Uni Eropa menyetujuinya minggu depan, demikian kata Perdana Menteri Prancis Jean Castex, Rabu.
Castex mengatakan kepada parlemen bahwa vaksinasi di Prancis akan ditingkatkan pada bulan Januari, orang tua dan kelompok lain yang lebih rentan akan menjadi prioritas.
Castex menambahkan bahwa Prancis telah memesan 200 juta dosis vaksin virus corona.
Pemerintah berharap dapat memberikan suntikan kepada sekitar satu juta orang di panti jompo selama Januari dan Februari, dan kemudian 14-15 juta orang lagi dalam populasi yang lebih luas antara Maret dan Juni.
Baca Juga: Hasil Liga Prancis: Lyon Pecundangi PSG 1-0 di Parc des Princes
Prancis sedang menunggu Uni Eropa untuk menyetujui vaksin. Badan Obat-obatan Eropa telah mengajukan pertemuan tentang masalah ini hingga 21 Desember.
"Kemungkinan orang Eropa pertama akan divaksinasi sebelum akhir 2020," tulis Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen di Twitter pada hari Selasa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Prabowo Bertemu Putin di Moskow, Kedua Negara Bahas Penguatan Kemitraan Strategis
-
Imigrasi: WNA Tiongkok Paling Banyak Langgar Aturan
-
Dokter Anak Ingatkan Bahaya Jemur Bayi di Bawah Matahari Terik
-
Tepis Isu Prabowo Antikritik, KSP: Kritik Silakan, Tapi Pakai Data dan Teori
-
Pramono Anung Jamin Aturan Penyediaan Air Tak Akan 'Sandera' Kebutuhan Warga Jakarta
-
DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Perlindungan Saksi-Korban ke Paripurna
-
Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul
-
Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada
-
Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!
-
Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan