Suara.com - Sekretaris Jenderal Habib Rizieq Shihab (HRS) Center Haikal Hassan berdendang sesaat sebelum memulai diskusi bersama Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun.
Diiringi band, Haikal Hassan menyanyikan lagu Munajat Cinta milik Dewa 19 yang liriknya sedikit diubah oleh dia.
Haikal Hassan mengganti kata 'kekasih' menjadi pemimpin yang diduga bermakna sindiran.
"Tuhan kirimkanlah kami pemimpin yang baik hati yang mencintai kami, apa adanya," dendang Haikal Hassan dikutip Suara.com dari tayangan dalam Kanal YouTube Refly Harun yang berjudul "BEGITU CINTANYA KEPADA HABIB, ORANG BERBONDONG-BONDONG DATANG!! SALAHNYA DI MANA? Babe Haikal".
"Tuhan kirimkanlah aku pemimpin yang baik hati yang mencintai kami semua, apa adanya," sambung dia.
Setelahnya, Haikal Hassan dan Refly Harun duduk diskusi untuk mulai berbincang-bincang perihal masalah Habib Rizieq.
Namun, sebelum itu keduanya sempat menyinggung lagu Munajat Cinta yang dinyanyikan oleh Haikal Hassan.
"Itu lagu Bang Ahmad Dani," kata Haikal Hassan memberitahu Refly Harun.
"Sebenarnya kirimkanlah kekasih yang baik hati, tapi kebutuhan Haikal Hassan bukan itu," timpal Refly Harun tertawa.
Baca Juga: Tak Ikut Aksi 1812 Besok, Amien Rais Pilih Ingin Ketemu Langsung Jokowi
Tak lama berselang, Haikal Hassan dan Refly Harun mulai membahas topik perihal kerumunan Habib Rizieq baik saat kepulangan di Bandara Soekarno-Hatta maupun acara di Petamburan, Jakarta Pusat.
Mengenai banyaknya massa di agenda Habib Rizieq, Haikal Hassan mengaku pihaknya tidak menyangka pendukung akan membludak.
Haikal Hassan juga menyinggung sosok Mahfud MD yang kekinian sedang menjadi perhatian lantaran dulu mengizinkan massa menyambut Habib Rizieq.
"Beliau awalnya ingin gak ramai-ramai. Tapi kecintaan masyarakat ke beliau tidak terbendung, maka mereka berbondong-bondong," kata Haikal Hassan.
"Kami pun tidak menduga. Bahkan Pak Mahfud MD tidak menduga, paling sedikit," imbuhnya.
Selain itu, Haikal Hassan dalam kesempatan tersebut pun tampak seperti terheran-heran kenapa Habib Rizieq bisa dipidanakan. Sebab, menurut dia para pendukung yang datang memang ingin bertemu dengannya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia
-
AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini
-
Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington
-
Vladimir Putin Ingin Prabowo Subianto Kembali Berkunjung pada Mei dan Juli 2026
-
Spanyol Kecam Komentar Donald Trump terhadap Paus Leo XIV
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual