Suara.com - Terdakwa Djoko Tjandra membantah seluruh keterangan yang disampaikan oleh Andi Irfan Jaya di dalam ruang persidangan. Andi saat bersaksi mengklaim bahwa tak mengetahui pembuatan action plan maupun surat kuasa aset dalam perkara pengurusan fatwa di Mahkamah Agung (MA).
Awaalnya majelis Hakim memberikan kesempatan kepada Djoko menanggapi kesaksian Andi. Dimana, kata Djoko, bahwa eks politikus partai Nasdem itu mengetahui pembahasan ketika ikut ke Malaysia bersama Jaksa Pinangki Sirnamalasari dan pengacaranya Anita Kolopaking.
"Anda duduk di situ lihat-lihat sekeliling dari pada gedung itu. Tidak keluar dan pembicaraanya membicarakan bagaimana upaya hukum dibuatkan yaitu untuk melakukan perbuatan fatwa," ungkap Djoko di PN Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (17/12/2020).
Selanjutnya Djoko menjelaskan awal perkenalannya dengan Andi Irfan. Saat itu Pinangki mengenalkan Andi kepada Djoko ketika di Malaysia sebagai seorang konsultan.
Saat memberikan keterangan, Andi sempat mengatakan hanya dikenalkan Pinangki sebagai teman. Itu pun dibantah oleh Djoko.
"Saudara datang ke kantor saya pada tanggal 25 November, anda dikenakan oleh saudara Pinangki sebagai konsultan saya, di dalam diskusi di kantor saya," tegas Djoko.
Djoko pun beberkan bahwa Andi mendapatkan bayaran sebagai konsultannya itu mencapai USD 600 ribu. Pembahasan itu pun dilakukan sebanyak dua kali ketika dikantor Djoko dan di sebuah hotel tempat Andi menginap di Malaysia.
"Disepakati, total biaya pengacara 1 juta dolar, 600 ribu usd untuk saudara (Andi), sedangkan 400 ribu untuk ADK (Anita Dewi Kolopaling)," kata Djoko.
"Sehingga pada waktu akhir daripada diskusi itu di kantor saya terus dipertegas lagi pada waktu makan malam. Bahwa akan dibayarkan 50 persen dari biaya 1 juta menjadi 500 ribu," imbuh Djoko.
Baca Juga: Suami Anita Sebut Istrinya Hanya Dapat Pinjaman USD 50 Ribu dari Pinangki
Ketika mendengar tanggapan Djoko, majelis Hakim pun mempertanyakan kepada Andi apakah tetap dengan keterangannya.
"Saya tetap pada keterangan," tutup Andi.
Kesaksian Andi Irfan
Andi mengaku pergi ke Malysia bersama Pinangki untuk bertemu Djoko Tjandra. Ia menyebut hanya sebagai jalan - jalan gratis.
Ia mengklaim tak mengurus sesuatu perkara apapun ketika di Malysia.
"Yang ada di hati saya waktu itu mungkin kurang lebih saya senang pak diajak jalan, tidak bayar lagi," tutur Andi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap