Suara.com - Seorang petugas penyelamat berhasil menolong bayi gajah yang ditabrak sepeda motor di Thailand. Menyadur BBC Rabu (23/12), bayi gajah itu tertabrak saat hendak menyebrang jalan bersama kawanannya.
Mana Srivate mengatakan ia sedang tak bertugas ketika melintas di lokasi kecelakaan. Secara naluri ia memberi pertolongan pertama pada korban. Masalah muncul ketika ia tak punya pengalaman menolong binatang liar.
Pria ini hanya bisa menerka secara logika, di mana letak jantung gajah.
Bayi gajah malang itu tampak terdiam dalam posisi miring sedangkan ibu dan kawanannya melihat dengan cemas ketika sang bayi ditangani oleh Srivate.
Dengan semua pengalaman dan teknik yang ia miliki, pria ini memberi kompresi dua tangan pada bayi gajah. Usahanya berhasil dan bayi gajah menunjukkan tanda-tanda kehidupan setelah mendapat pertolongan.
"Ini adalah naluri saya untuk menyelamatkan nyawa, tapi saya khawatir sepanjang waktu karena saya bisa mendengar ibu dan gajah lain memanggil bayi itu," kata Mana Srivate melalui telepon.
"Saya berasumsi di mana letak jantung gajah berdasarkan teori manusia dan klip video yang saya lihat online.
"Saat bayi gajah mulai bergerak, saya hampir menangis," ujarnya.
Bayi gajah itu berdiri setelah sekitar 10 menit dan dibawa ke situs lain untuk perawatan, sebelum dikembalikan ke lokasi kecelakaan dengan harapan bisa menemukan induknya.
Baca Juga: Geger Ribuan Foto Syur Selir Raja Thailand Dibocorkan, Inikah Motifnya?
Ketika ia menolong gajah, rekannya merawat si pengendara sepeda motor yang tak mengalami cedera serius. Menurut pengakuannya, kawanan gajah itu sedang menyebrang jalan di provinsi Chantaburi, Thailand timur.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!