Suara.com - Pemprov DKI Jakarta khawatir t erjadi penumpukan sampah saat natal di tengah pandemi Covid-19. Padahal, acara keramaian sudah dilarang karena khawatir akan penularan virus corona.
Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Syaripudin, mengatakan pihaknya akan menerjunkan 1.680 petugas di malam natal 24 Desember. Tujuannya untuk menjamin tidak terjadi penumpukan sampah selama perayaan Natal di Ibukota.
Ia juga menyebut kesiapan penanganan kebersihan selama natal tetap diskenariokan seperti saat normal. Pihaknya juga telah mempersiapkan rencana operasi, satuan tugas, peralatan, dan armada penanganan sampah.
“Seluruh Suku Dinas tingkat Kota Administrasi dan Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup di tiap Kecamatan telah diinstruksikan untuk mengantisipasi kebersihan lingkungan gereja di wilayah tugasnya masing-masing,” ujar Syaripudin dalam keterangan tertulis, Kamis (24/12/2020).
Ribuan anggota tim oranye itu dibagi ke dalam minimal 40 personel penanganan kebersihan di setiap kecamatan.
Mereka ditugaskan memastikan natal dan rangkaian perayaannya berlangsung dengan baik di setiap gereja.
Selain itu, disiapkan juga kendaraan angkut sampah, road sweeper atau mobil penyapu jalan otomatis, toilet mobile, dan tempat sampah beroda. Lalu TPST Bantargebang juga disiagakan agar bisa beroperasi 24 jam untuk melakukan pelayanan di malam natal.
Terakhir, disiapkan juga mengerahkan regu comot di lingkungan gereja bekerja sama dengan Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan terkait.
Syaripudin melanjutkan, untuk gereja-gereja besar yang jemaatnya ramai, petugas dan armada penanganan kebersihan ditugaskan lebih optimal. Misalnya di Gereja Katedral dan Emanuel Jakarta Pusat, Gereja Ayam di Jakarta Barat, Gereja Advent dan HKBP Pasar Minggu Jakarta Selatan, Gereja Theresia Jakarta Timur, dan Gereja Tiberias Indonesia Kelapa Gading Jakarta Utara.
Baca Juga: Kasus Baru Melonjak, Belanda Setop Perawatan Pasien Covid-19 Gejala Ringan
“Walaupun gereja-gereja diimbau oleh Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) menggelar ibadah secara virtual atau tetap mengadakan dengan protokol kesehatan ketat, seperti membatasi jumlah jemaat. Namun, skenario kami tetap pelayanan optimal, tentu petugas menggunakan APD yang memadai,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Saran Psikolog agar Tidak Stres saat Liburan selama Pandemi Covid-19
-
Perempuan 90 Tahun Jadi Orang Pertama Swiss Divaksin Corona
-
Kasus Baru Melonjak, Belanda Setop Perawatan Pasien Covid-19 Gejala Ringan
-
Hasil Tes Virus Corona Negatif, Apakah Anda Sudah Pasti Aman?
-
IDI Kembali Berduka, Dua Dokter di Makassar Gugur Melawan Covid-19
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029