Suara.com - Sebuah video proses evakuasi seorang pendaki yang sakit saat mendaki gunung beredar di jagat maya. Video tersebut viral.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @jejak_pendaki. Dalam video tersebut terlihat sejumlah orang melakukan evakuasi terhadap seorang pendaki.
Tampak beberapa orang membantu proses evakuasi tersebut. Ada dua orang yang memanggul pendaki yang sakit.
Sementara, ada pendaki lain yang terlihat mengenakan tas ransel.
Mereka berjalan di tengah pepohonan. Mereka perlahan menggotong pendaki tersebut secara bergantian.
Tim evakuasi pun tampak perlahan melewati jalan yang tidak rata.
Berdasarkan keterangan video tersebut, kejadian tersebut diduga lantaran seorang pendaki ditinggal oleh rombongannya.
Disebutkan dalam unggahan tersebut, seorang pendaki itu ditinggal lantaran sakit di tengah perjalanan.
Lantas, bukannya menolong temannya, ketua rombongan itu disebut malah tetap melanjutkan perjalanannya menuju puncak.
Baca Juga: Viral Kos-kosan di Gang Sempit, Nggak Nyangka Isi Kamarnya Bikin Kaget
Diduga kejadian tersebut terjadi di Gunung Gede, Jawa Barat. Akhirnya, pendaki yang sakit ditolong oleh pendaki lain yang berasal dari Bandung.
Video tersebut langsung dibanjiri komentar warganet. Mereka geram dengan rombongan yang justru meninggalkan temannya saat sakit.
"Emang kayaknya lagi tren pendaki ninggalin temennya yang lagi sakit," ujar akun a_kuda******.
"Temen tipu-tipu," balas akun _masher***.
"Kok bisa punya hati seperti ini, pergi bareng pulang harusnya bareng, sakit satu yang nanggung semua dong," komentar akun dhdydh****.
Berita Terkait
-
Viral Kos-kosan di Gang Sempit, Nggak Nyangka Isi Kamarnya Bikin Kaget
-
Nyeleneh! Penampakan Plat Nomor Ini Bisa Bikin Tukang Kredit Sensi
-
10 Tahun Pisah, Gelandangan Ini Akhirnya Bertemu Keluarga Usai Di-Makeover
-
Viral! Ibu-ibu Jajakan Dagangan, Suaranya Disebut Cocok untuk Acara Bola
-
Viral Video Warga Jemput Paksa Jenazah Pasien Corona dan Rusak Fasilitas RS
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa
-
Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR
-
Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera
-
Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex
-
Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah
-
WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup
-
Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!
-
Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek
-
Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi