Suara.com - Habib Hasan bin Muhammad bin Hud Assegaf Pasuruan, wafat pada hari Minggu (27/13/2020) selepas subuh. Jenazah ulama yang dikenal sangat bersahaja dan dicintai oleh banyak kalangan tersebut disholati dan dimakamkan di lingkungan Masjid Agung Al-Anwar, Pasuruan. Diketahui ribuan pelayat hadir untuk mengikuti prosesi pemakaman Habib Hasan Assegaf tersebut di lingkungan Masjid Agung Al-Anwar, Pasuruan. Bagi Anda yang penasaran siapa sosok Habib Hasan Assegaf, langsung saja intip profil Habib Hasan Assegaf di bawah ini.
Sosok Habib Hasan Assegaf
Habib Hasan dikenal sebagai ulama yang karismatik, tawadu, ramah, dan istiqamah. Dalam kondisi apapun, apabila diundang warga, beliau selalu berusaha hadir. Ketua PC NU Kota Pasuruan Muhammad Nailur Rohman mengatakan, Habib Hasan Assegaf akan memenuhi undangan siapapun tanpa melihat status sosial seseorang. Beliau juga merupakan seorang panutan yang memberikan teladan melalui perilakunya sehari-hari.
Selain itu, Muhammad Nailur Rohman juga mengakui bahwa ulama seperti Habib Hasan Assegaf cukup sulit dicari di zaman seperti sekarang ini.
Jelang Wafatnya Habib Hasan Assegaf
Salah satu putra Habib Hasan Assegaf, yaitu Habib Abdullah bin Hasan bin Muhammad bin Hud Assegaf mengatakan, bahwa pada hari Senin (21/12) lalu, Habib Hasan mengeluhkan sakit lambung dan usus. Akhirnya, beliau dibawa ke Rumah Sakit National Hospital, Surabaya, dan tiba di sana sekitar pukul 5 sore. Dari hasil pemeriksaan, ada pembengkakan pada ususnya sehingga Dokter menganjurkannya untuk opname.
Kemudian pada hari Sabtu (26/12) malam, Habib Hasan memaksa untuk pulang. Beliau berulang kali melepaskan tabung oksigen di mulutnya. Sehingga, kondisinya malah semakin drop dan dipindahkan ke ICU untuk mendapatkan penanganan yang lebih intens. Pada hari Minggu (27/12), sekitar pukul 02.00, Habib Hasan Assegaf menghembuskan nafas terakhir. Beliau meninggal dunia dalam usia 64 tahun.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Baca Juga: Profil Lengkap Jerry Pemenang Masterchef Indonesia Season 7
Berita Terkait
-
Profil Ferry Latuhihin: Ekonom Senior Prediksi Dolar Tembus Rp25.000 Sebentar Lagi
-
Profil Mensesneg Prasetyo Hadi, Jubir Presiden yang Curi Perhatian Publik
-
Profil Dr. Timothy Astandu, Orang Indonesia Pertama yang Menjelajahi 197 Negara
-
Klarifikasi Clara Shinta Soal Isu Dugem Tanpa Hijab Bareng Jule
-
Tak Lagi Sering Pamer Kemesraan, Anthony Xie Ungkap Alasan Audi Marissa Absen di Berbagai Momen
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih
-
Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?
-
Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan
-
Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah
-
Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar
-
Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG
-
BPK Akan Proses Etik Pegawai yang Terseret Kasus Suap