Suara.com - Sebuah unggahan video di akun Instagarm @cetul22 menunjukkan sejumlah orang di dalam mobil dicegat di tengah jalan oleh pengendara mobil Mobilio Putih dari arah berlawanan.
Kronologi terjadi saat kendaraan korban pergi ke arah Guci, Bumijawa, Tegal, Jawa Tengah. Tiba-tiba korban dicegat oleh dua mobil. Diketahui salah satu mobil berplat E asal daerah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan.
Kemudian korban pun memberhentikan kendaraannya dan tampak membuat macet jalanan, karena menghalangi pengemudi di belakangnya.
"Dalam benak saya apakah saya nyerempet mobil lain atau melakukan kesalahan dalam berkendara? Dengan perasaan was-was saya menepikan kendaraan saya," tulis keterangan korban dalam video tersebut.
Lantas korban pun menanyakan alasan pelaku mencegat kendaraannya.
Berkali-kali korban menanyakan pertanyaan tentang kesalahan apa yang dia perbuat dan dijawab dengan jawaban 'ada keperluan' secara berulang-ulang oleh pelaku.
Hingga akhirnya korban mulai merasa curiga ketika pelaku menyebut mobil miliknya kurang angsuran cicilan. Padahal menurut korban, kendaraan miliknya itu dia beli secara tunai.
"Loh saya beli mobil cash, surat-surat lengkap," ujar korban terekam dalam video itu.
Korban pun menyarankan agar masalah tersebut dibawa ke kantor polisi dan menyuruh pelaku mengikuti mobil mereka dari belakang.
Baca Juga: Tergiur Masker Harga Murah, Pembeli Ini Syok Lihat Barangnya Datang
Tapi mendengar hal tersebut, tampaknya pelaku malah tidak mengikuti kendaraan korban. Padahal pelaku sudah mengiyakan untuk diselesaikan di kantor polisi.
Diduga kejadian itu merupakan jenis perampokan, dengan modus seolah-olah korban telat membayar angsuran cicilan kendaraan. Kemudian mereka akan membawa kabur kendaraan beserta surat-surat pentingnya, dengan mengatasnamakan pihak leasing.
Korban dalam rekaman video itu turut mengimbau pada warganet agar jangan menuruti kemauan mereka, tetap berada di dalam kendaraan, tanyakan keperluan mereka apa, dan kalau mencurigakan lebih baik giring mereka ke kantor polisi terdekat.
Akibatnya, unggahan akun @cetul22 mendadak viral hingga ditonton lebih dari 15 ribu kali dan mendapat beragam komentar warganet. Mereka turut menyebut bahwa itu adalah modus perampokan.
"Rampok itu motif, tanyain angsuran itu cuma alasan, kalau pun petugas leasing ada tag nama, surat tugas dan ke alamat client-nya bukan di jalan," jelas akun @me_llamo_wynn.
"Modus perampokan," ujar akun @4bdzki.
Berita Terkait
-
Tetap Ngotot Cuci Kasur, Anak Ini Bingung saat Disuruh Memerasnya
-
Auto Baper! Momen Suami Dorong Sepeda yang Dinaiki Istri Bikin Publik Iri
-
Tergiur Masker Harga Murah, Pembeli Ini Syok Lihat Barangnya Datang
-
Heboh Ban Motor Diisi Rumput Pakan Ternak, Ternyata Ini Fungsinya
-
Viral Wanita Bawa 2 Anak Nekat Jalan Kaki Lampung-Jakarta, Ini Alasannya
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
5 Fakta Menarik Cheveyo Balentien: Pemain Jawa-Kalimantan yang Cetak Gol untuk AC Milan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
Terkini
-
Hari Ini, KPK Periksa Gus Yaqut Terkait Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
-
Menuju Net Zero Emission, Indonesia Siapkan Ekosistem Carbon Capture
-
Update Banjir Jakarta: 39 RT Masih Terendam, Ada yang Sampai 3,5 Meter!
-
Hujan Lebat dan Angin Kencang Masih Intai Jakarta Hari Ini
-
Prabowo Bahas Rencana Groundbreaking 141 Ribu Unit Rumah Subsidi, Bakal Serap 80 Ribu Tenaga Kerja
-
Terjebak di Angka 5 Persen, Burhanuddin Abdullah Sebut Ekonomi RI Alami Inersia
-
Buntut Kasus Es Gabus, Babinsa Kemayoran Dijatuhi Sanksi Disiplin Berat dan Ditahan 21 Hari
-
Gus Yahya Tempuh Jalan Islah, Imam Jazuli: Pengakuan De Facto Otoritas Syuriyah
-
Genangan Surut, Jalan Daan Mogot Sudah Bisa Dilintasi Kendaraan
-
BMKG: Jabodetabek di Puncak Musim Hujan, Waspada Cuaca Ekstrem hingga Mei 2026