Selain itu ia mengatakan agar hotel-hotel melakukan pengawasan lebih kepada para tamu-tamunya terutama saat libur akhir tahun seperti sekarang ini.
"Hotel tidak boleh melebihi dari 30 persen kapasitas misalnya, dan itu diawasi."
Waspada varian baru virus corona Menanggapi munculnya varian baru virus corona yang lebih menular di Inggris, Miko juga mengimbau masyarakat untuk semakin waspada.
Terlebih, negara tetangga Singapura telah mengonfirmasi kasus pertama varian baru virus corona tersebut.
"Masyarakat harus lapor kalau baru bepergian dari Inggris, Singapura. Dan kemudian kena covid dia wajib diamati," tuturnya.
Lebih lanjut menurut Kepala Departemen Epidemiologi Faklutas Kesehatan Masyarakat UI ini, pemerintah wajib melakukan surveillance genotyping varian baru virus corona tersebut.
"Lakukanlah surveillance genotyping dengan baik dan harus dikoordinasi oleh Kemenkes," kata Miko.
Sebelumnya Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan varian baru virus corona di Inggris berpotensi masuk ke Indonesia.
Oleh karena itu, Wiku menyarankan agar masyarakat tidak melakukan mobilitas ataupun melakukan perjalanan di masa libur panjang ini.
Baca Juga: Indonesia Catat Hampir 6.000 Kasus Baru Covid-19, Filipina Cuma 766
"Karena kalau kita melakukan perjalanan mobilitas itu memberi kesempatan pada virus itu untuk menular. Apalagi kalau virus varian baru ini maka potensi menularnya menjadi lebih tinggi," ujar Wiku.
Hingga Senin (28/12) malam, Indonesia mencatat penambahan sedikitnya 5.854 kasus baru, lebih rendah di hari sebelumnya yang mencapai lebih dari 6.500 kasus.
Sehingga total kasus kumulatif COVID-19 di Indonesia menjadi 719.219 kasus. Dari jumlah tersebut, sedikitnya 589.978 orang sembuh dan lebih dari 21.400 meninggal dunia. rap/vlz (dari berbagai sumber)
Berita Terkait
-
Antisipasi Lonjakan ISPA, Sudinkes Jaksel Siagakan Puluhan Fasilitas Kesehatan dan Kader
-
Pakai Absensi 'Real Time', ASN DKI Tak Bisa Tipu-tipu WFH Jumat Jadi Long Weekend
-
50 Kata-kata Bangkitkan Semangat Kerja Setelah Libur Lebaran 2026
-
4 Tempat Wisata Ramah Anak di Solo untuk Mengisi Waktu Libur Panjang
-
Paradoks Wisata Libur Lebaran: Berangkat Cari Ketenangan, Pulang Bawa Pegal Linu Sekujur Badan
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina
-
DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim
-
Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor
-
Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi