Suara.com - Seorang guru di sekolah Arab Saudi tewas karena ditembak oleh muridnya sendiri. Korban adalah pria yang diketahui sebagai warga negara Mesir.
Menyadur Middle East Monitor Kamis (31/12), korban yang bernama Hani Abdel Tawab sempat adu pendapat dengan muridnya yang tak puas dengan nilai ujian. Guru 35 tahun itu terlibat pertengkaran dengan murid berusia 13 tahun.
Tak disangka, perdebatan itu berlanjut hingga luar kelas. Menurut laporan, murid yang tak puas itu menunggu gurunya di luar gedung sekolah sambil ditemani oleh kakak laki-laki yang berusia 16 tahun .
Mereka kemudian menembak guru tersebut namun juga membawanya ke rumah sakit sebelum melarikan diri. Abdel Tawab luka serius dan ia meninggal seminggu setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Al-Sulayyil.
Pelaku penembakan ditangkap dan pemerintah Mesir langsung mengonfirmasi kematian Abdel Tawab sebagai korban pembunuhan.
Menteri Imigrasi dan Urusan Ekspatriat Mesir, Nabila Makram menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menyatakan investigasi sedang berlangsung.
"Investigasi atas insiden ini akan dilakukan melalui koordinasi dengan kedutaan Mesir di Riyadh, serta koordinasi dengan pihak Mesir."
"Kementerian Penerbangan Sipil sedang diminta untuk mempercepat pengembalian jenazah ke tanah air atas permintaan keluarga."
Menteri juga menyatakan keyakinannya kepada pengadilan Saudi bahwa para pelaku akan menerima hukuman sesuai dengan aturan yang berlaku di kerajaan Arab Saudi.
Baca Juga: Tantangan PAUD di Masa Pandemi, Guru Dampingi Orang Tua Saat Mengajar
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Pertemuan Trump-Xi Pada Mei Dianggap Tanda Berakhirnya Perang, Gedung Putih Bilang Begini
-
Iran Tutup Laut Merah Bila Tentara AS-Israel Menyerbu, Pasokan Minyak Dunia Putus Total
-
AS Tunggu Jawaban Iran untuk Damai, Netanyahu Uring-uringan ke Donald Trump
-
Koalisi Masyarakat Sipil Kritik Keras TNI: Bukan Revitalisasi, Ini Darurat Reformasi!
-
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Siagakan 668 Pompa dan Percepat Pengerukan Waduk
-
Sepekan Jalan Kayu Mas Utara Ambles, Warga Pulogadung Waswas Menanti Perbaikan
-
Mahfud MD Sebut KPK Pintar dan Cerdik Alihkan Penahanan Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Usut Pelecehan Seksual Juri Tahfidz TV Syekh AM, Komisi III DPR Bakal Panggil Korban ke Parlemen
-
Komnas HAM Sebut Pemulihan Andrie Yunus akibat Penyiraman Air Keras Butuh Waktu 6 Bulan
-
Usut Kebrutalan Oknum TNI, Komnas HAM Kantongi Laporan Medis Andrie Yunus dari Tim Dokter RSCM