Suara.com - Sama dengan makanan, produk kecantikan juga punya masa kedaluwarsanya. Tak sedikit orang yang langsung membuang kosmetiknya itu.
Padahal, makeup yang sudah lewat masanya itu bisa bermanfaat bagi segelintir orang.
Seperti unggahan di akun Twitter @nna atau Naomi, yang mengingatkan warganet untuk tidak membuang produk kosmetik mereka, tapi didonasikan.
"[PLS HELP TO RT] Untuk teman-teman yang punya makeup expired atau sudah tidak dipakai dan enggak bisa dijual preloved jangan dibuang, bisa disumbangkan ke Bu Lisa," tulis keterangan pada unggahan itu seperti dikutip Suara.com pada Rabu (30/12/2020).
Tampak pula sosok ibu diduga bu Lisa tengah memegang paket berisi kosmetik sumbangan dari sejumlah orang.
Diketahui bu Lisa tengah mengumpulkan kosmetik yang telah kedaluwarsa untuk didonasikan ke kelas merias jenazah yang diikuti oleh sejumlah disabilitas di Balekambang, Jakarta Timur.
Aksi tersebut diketahui sudah ada sejak beberapa tahun lalu yang diinisiasi oleh Gloria Elsa Hutasoit dengan gerakan Maraton Kebaikan.
Dalam kampanyenya itu, Gloria dan teman-teman komunitasnya tak hanya menerima makeup yang expired saja tetapi juga menerima kosmetik layak pakai, donasi uang, parfum, dan alat kosmetik lainnya.
Komunitas Maraton Kebaikan adalah sebuah tempat pengumpulan peralatan rias kadaluwarsa, wadah bagi sesama perias jenazah dan perias disabilitas. Khusus para disabilitas akan diajari bagaimana cara merias diri.
Baca Juga: Tantang Menag Debat, Isi Kepala Fadli Zon Diragukan, Gus Mis: Sepintar Apa?
Awalnya Naomi menghubungi Gloria untuk menginformasikan dirinya akan menyumbangkan kosmetik kedaluwarsanya itu. Tapi Gloria tidak kunjung membalas pesan dari Naomi.
Akhirnya Naomi pun menghubungi bu Lisa, yang disinyalir salah satu anggota dari Maraton Kebaikan.
Setelah diviralkan oleh Naomi di Twitter-nya itu, lantas sejumlah warganet berbondong-bondong menyerbu kolom komentar.
"Halo, kak. Boleh izin share di instagram tidak? Terima kasih sebelumnya," tanya akun @notwooseokk.
"Di rumah banyak banget makeup enggak kepakai sama skin care, tapi aku engga sangup bayar ongkirnya ke Jakarta. Aku bantu RT saja dulu," tulis akun @ginakesumawr.
"Kalau mau coba kumpulin bareng teman-teman mbak, ongkirnya barengan," saran akun @yournewBF.
Berita Terkait
-
Kaleidoskop 2020: 8 Aksi Viral di Media Sosial 2020
-
Viral Tukang Bakso Jualan Sebut-sebut Mantan, Malah jadi Mirip Motivator
-
Foto Viral Bak Truk Bergambar Gisel dan Tulisan 19 Detik nan Menggelitik
-
Balas Tantangan Gus Mis, Fadli Zon: Nanti Saya Kirim Perwakilan Juga!
-
Tantang Menag Debat, Isi Kepala Fadli Zon Diragukan, Gus Mis: Sepintar Apa?
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan
-
Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini
-
Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah
-
Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu
-
Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa
-
3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!
-
Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana
-
Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov
-
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI