Suara.com - Jumlah pasien Covid-19 yang menjalani rawat inap di Tower 4, 6, dan 7 Rumah Sakit Darurat atau RSD Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat bertambah 215 orang, sehingga total menjadi sebanyak 3.542 orang pada Kamis (31/12/2020).
Perwira Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I, Kolonel Marinir Aris Mudian dalam keterangan persnya mengatakan, bahwa pasien Covid-19 yang menjalani rawat inap terdiri atas 1.781 laki-laki dan 1.761 perempuan.
Sementara itu, jumlah pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di Tower 5 RSD Wisma Atlet pada Kamis (31/12) pagi tercatat 526 orang, berkurang 20 orang dari hari sebelumnya.
Sejak 23 Maret hingga saat ini total tercatat ada 39.536 orang yang terdaftar menggunakan fasilitas pelayanan kesehatan di Tower 4, 6, dan 7 RSD Wisma Atlet Kemayoran.
Untuk jumlah pasien yang sudah dinyatakan sembuh dan dipulangkan 35.434 orang, pasien yang meninggal dunia 14 orang, dan pasien yang dirujuk ke fasilitas lain 546 orang.
"Rekapitulasi pasien flat isolasi mandiri Tower 5 terhitung mulai 15 September hingga 31 Desember 2020 pukul 08.00 WIB pasien terdaftar 22.572 orang, pasien sembuh 21.570 orang dan pasien rujuk dua orang," kata Aris.
Sementara itu, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dirawat inap di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang, Kepulauan Riau, pada Kamis, pukul 08.00 WIB berjumlah 177 orang, berkurang delapan orang dari jumlah pasien pada hari sebelumnya.
Adapun pasien berstatus suspect tercatat nihil. Dari 177 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dirawat inap, 91 orang berjenis kelamin pria, sedangkan 86 orang lainnya wanita.
Rekapitulasi pasien terdaftar di RSKI Pulau Galang terhitung sejak 12 April 2020 hingga saat ini berjumlah 6.322 orang, 39 pasien di antaranya dirujuk ke fasilitas lain.
Baca Juga: Bisa Bahaya, Obat Diabetes Ini Rawan Sebabkan Komplikasi Pasien Covid-19
"Pasien yang telah dinyatakan membaik atau sembuh berjumlah 3.881 orang, pasien suspect selesai perawatan 2.225 orang, sedangkan yang meninggal tercatat nihil," ujar Aris.
Dalam kesempatan itu, Aris turut melaporkan data total jumlah ABK dan pekerja migran yang telah pulang kembali ke Indonesia.
Hingga saat ini tercatat 118.396 orang telah kembali ke Tanah Air, dengan rincian 3.935 orang di antaranya masih menjalani karantina dan 114.461 orang lainnya telah diperbolehkan kembali ke daerah asal.
Menurut data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, jumlah warga yang terserang Covid-19 di Indonesia hingga Kamis (31/12) pukul 12.00 WIB sebanyak 743.198 orang dengan pasien yang sudah sembuh berjumlah 611.097 orang dan pasien yang meninggal dunia sebanyak 22.138 orang. Antara
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
- Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pilihan
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, RI Resmi Setop Seluruh Penerbangan Internasional!
-
Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani, Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
AFC Resmi Coret Timnas Malaysia, Vietnam Lolos ke Piala Asia 2027
-
Iran Tolak Main di AS! Minta FIFA Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 ke Meksiko
Terkini
-
Sukardi dan Seragam Oranye: Menjemput Rezeki di Balik Keriuhan Mudik
-
One Way Tol Cipali KM 70-263 Resmi Berlaku, Jalur Mudik ke Jawa Tengah Lancar Jaya
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
KPK Bongkar Peran Gus Alex dalam Kasus Haji: Jadi Jembatan Perintah dan Uang Gus Yaqut!
-
Instruksi Langsung Prabowo, Istana Edarkan SE Larang Open House Berlebihan di Idul Fitri 2026
-
Jelang Lebaran, Aktivitas Porter Tanah Abang Menurun, Pendapatan Ikut Tergerus
-
Lampu Proyek Tol Solo-Jogja Banyak Dicuri, Berpotensi Bahayakan Keselamatan Pengendara
-
Teriakan Andrie Pecah di Salemba, Teror Air Keras jadi Upaya Pembunuhan Berencana
-
Indonesia Tangguhkan Semua Urusan BoP, Termasuk Pengiriman Pasukan, Ini Sebabnya
-
Tanah Abang Bergeliat: Tren Butter Yellow hingga Paper Silk Jadi Primadona