Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno melakukan pertemuan dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk membahas percepatan pemulihan pariwisata dan ekraf nasional yang terdampak akibat pandemi Covid-19.
Sandiaga mengaku sengaja menggandeng Kemenkes untuk melengkapi percepatan tersebut dengan protokol kesehatan.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini mengemukakan, sejak pelantikan menjadi menteri sudah berniat menggandeng Kemenkes. Dia ingin menyertakan sisi kesehatan dalam membangkitkan pariwisata dan ekraf.
"Saya kebetulan setelah pelantikan langsung berbicara di Istana bersama Pak Menkes, kita harus berkolaborasi untuk pariwisata dan ekonomi kreatif untuk sisi kesehatannya," kata Sandiaga di Jenggala, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (1/1/2020).
Berbicara soal kesehatan, Sandiaga melanjutkan program Cleanliness, Healthy, Safety, and Environment Sustainability (CHSES) atau kebersihan, keamanan dan kelestarian lingkungan yang sudah diterapkan Kemenparekraf sebelumnya. Ia ingin agar CHSES terus diterapkan bagi pelaku usaha ataupun wisatawan.
"Jadi pertemuan kali ini sengaja kita buat sangat informal, tapi sudah melahirkan pemikiran bersama mengenai 17 sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di era pademik, yang kita harap bisa di esekusi minggu depan," ujarnya.
Dalam diskusi yang dibuat secara informal tersebut, Sandiaga menyepakati sejumlah kebijakan bersama Budi. Kebijakan yang disepakati itu dilakukan untuk menjamin rasa aman dan nyaman, baik para wisatawan maupun para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif.
Kemudian pada kesempatan yang sama, Budi meyakini sektor pariwisata dan ekonomi kreatif akan kembali bangkit dengan diiringi protokol kesehatan Covid-19.
"Kami di sektor kesehatan percaya jika setiap rakyat yang berperan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bisa memiliki rasa aman, mereka pasti nyaman untuk melakukan kontak fisik, melakukan kegiatan ekonomi dan akan bekerja dengan sendirinya," tuturnya.
Baca Juga: Sandiaga Uno Tarik Wisatawan ke Danau Toba
Untuk merealisasikannya, Sandiaga dan Budi sepakat untuk melewati step penandatangan kesepakatan bersama atau MoU. Sebagai gantinya, keduanya bakal segera melakukan rapat internal untuk meralisasikan surat keputusan bersama (SKB) guna membentuk tim.
"Minggu depan kami segera melakukan rapat internal untuk merealisasikan SKB, karena kita akan skip MOU. Kita akan membentuk timnya, harapan kita 17 sektor tersebut selesai dalam waktu 1 bulan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara
-
Viral Mahasiswa Unisa Yogya Diduga Kenakan Busana Perempuan dan Masuk Toilet Mahasiswi
-
LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance Pungli dan Penipuan, Pelanggaran Diproses Tegas Secara Hukum
-
Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak
-
Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara
-
Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas
-
Di Tengah Gejolak Global, Jawa Tengah Tetap Jadi Magnet Investasi
-
Panas Lagi, Iran Ancam Kembali Tutup Selat Hormuz
-
Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri ke KPK
-
Korban Tewas Gempa Bumi Venezuela Hampir 2.000 Jiwa, Puluhan Ribu Orang Hilang