Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyatakan saat ini pihaknya kekurangan kamar untuk mengarantina pelaku perjalanan dari luar negeri, yang berada di Jakarta.
Karenanya, Sandiaga meminta ruangan karantina tambahan kepada Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria.
Hal ini disampaikan Sandiaga saat bertemu Riza di pusat kuliner Thamrin 10, Jakarta Pusat.
Riza menyebut ada kekurangan sekitar 1.200 kamar untuk tempat karantina WNA dan WNI selama lima hari yang baru pulang dari luar negeri.
"Baru saja saya berkoordinasi dengan Angkasa Pura II, dengan Pak Kasdam dan Satgas, bahwa kita kekurangan kamar 1200," ujar Sandiaga di lokasi, Kamis (31/12/2020).
Sandiaga meminta permintaan kamar itu disegerakan karen keperluannya untuk malam ini juga.
Ia berharap Riza bisa membantunya agar tak terjadi penumpukan orang yang menunggu karantina.
"Jadi saya mohon izin juga matur koordinasi dengan pak Wagub, bahwa kita nanti bisa membantu menyediakaan agar tidak terjadi tumpukan lagi," jelasnya.
Menanggapi hal ini, Riza menyebut sudah ada koordinasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) untuk menyediakan kamar tambahan.
Baca Juga: Bertemu Sandiaga Uno di Thamrin 10, Wagub Riza: Saya Ini Bawahan Pak Sandi
Ia mengakui memang belakangan ini bertepatan dengan natal dan tahun baru, jumlah wisatawan meningkat tajam.
"Tapi insya Allah ini dengan bantuan pak menteri, PHRI, dan semuanya, kita mencoba mencari tahu solusi untuk tempat bagi wisatawan dan lain-lain di Jakarta dan sekitarnya," kata Ahmad Riza memungkasi.
Berita Terkait
-
Bertemu Sandiaga Uno di Thamrin 10, Wagub Riza: Saya Ini Bawahan Pak Sandi
-
Keputusan Soal Sekolah Tatap Muka, Wagub DKI: Tunggu 3 Januari
-
Sandiaga Uno Tarik Wisatawan ke Danau Toba
-
Ide Sandiaga Uno Tarik Minat Wisatawan ke Danau Toba Berbasis Data
-
FPI Organisasi Terlarang, Apa Tindakan Pemprov DKI Jakarta?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius