Suara.com - Barack Obama mengomentari kerusuhan gedung Capitol melalui Twitter dan menyebut peristiwa ini sebagai aib besar bagi Amerika Serikat.
Menyadur New York Post Kamis (07/01), Obama juga menyalahkan Donald Trump sepenuhnya atas kekacauan ini karena menyebarkan narasi fantasi.
"Sejarah akan mengingat dengan tepat kekerasan hari ini di Capitol, yang dipicu oleh presiden yang sedang berkuasa krena terus berbohong tanpa dasar tentang hasil pemilihan yang sah," tulis Barack Obama.
"(kekacauan ini akan ditandai)sebagai momen yang sangat tidak menghormati dan memalukan bagi bangsa kita. Tapi kami akan bercanda jika kami memperlakukannya sebagai kejutan total," lanjutnya.
Selanjutnya, Presiden AS sebelum Trump itu menulis sebuah partai politik dengan ekosistem medianya tidak mau mengakui bahwa presiden terpilih Joe Biden akan dilantik pada 20 Januari.
"Narasi fantasi mereka telah berputar semakin jauh dari kenyataan dan itu dibangun di atas kebencian selama bertahun-tahun. Sekarang kami melihat konsekuensinya, yang menjadi crescendo kekerasan," tulis Obama.
Dia mengatakan Partai Republik dapat membuat pilihan untuk terus melanggengkan kekacauan atau membantu mengakhiri perpecahan.
"Mereka bisa memilih Amerika," tegasnya.
Sementara terus mengkritisi partai Republik, Obama juga mengatakan telah berbesar hati dan melihat beberapa anggota yang hari ini menyuarakan penentangan.
Baca Juga: Empat Orang Tewas dalam Insiden Penyerbuan Gedung Kongres AS
"Kami membutuhkan lebih banyak pemimpin seperti ini, sekarang dan di hari-hari, minggu-minggu, dan bulan-bulan mendatang saat Presiden Terpilih Biden bekerja untuk memulihkan tujuan bersama dalam politik kami."
"Terserah kita semua sebagai orang Amerika, apa pun partai, untuk mendukungnya dalam tujuan itu," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan
-
Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima
-
Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas
-
Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat
-
Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku
-
Uya Kuya Polisikan Akun Threads Soal Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Detail Laporannya
-
10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
-
KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina
-
Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media