Suara.com - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan lampu hijau untuk penggunaan vaksin Covid-19 Sinovac di tanah air.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melky Laka Lena mengapresiasi atas kerja keras keduanya sembari mengingatkan masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat.
Berdasarkan evaluasi terhadap hasil uji klinik di PT Bio Farma, vaksin Sinovac dinyatakan aman untuk digunakan masyarakat dan memiliki khasiat atau efficacy mencapai 65,3 persen. Meski terdapat efek samping yang bisa timbul, namun BPOM memastikan tidak berbahaya.
"Hasil yang disampaikan BPOM bahwa hasil uji klinis vaksin sinovac di Indonesia memenuhi ketentuan WHO tentu disambut positif oleh semua kalangan yang selama ini menunggu hasil penelitian BPOM," kata Melky dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/1/2021).
"Emergency use authorization (EUA) yang diberikan BPOM RI hari ini memberi kepastian dan kejelasan kepada semua pihak bahwa vaksin sinovac aman, berkhasiat dan efektif diberikan kepada masyarakat yang tahapannya sudah disampaikan pemerintah melalui KPC PEN," tambahnya.
Dengan adanya izin dari BPOM dan kepastian kehalalan dari MUI, maka vaksin Sinovac pun bisa diberikan kepada masyarakat mulai 13 Januari 2021 di mana pada tanggal tersebut Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang bakal menjadi menjadi orang pertama penerima vaksin.
Melky menilai perlu adanya dukungan semua pihak untuk memastikan vaksinasi yang segera berjalan diterima dengan baik dan dapat dilaksanakan di lapangan dengan baik dan sukses oleh tenaga kesehatan yang bertugas.
Di samping berjalannya vaksinasi tersebut, Melky menilai harus diiringi dengan kedisiplinan dan kepatuhan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan.
"Vaksinasi harus dibarengi kesadaran rakyat untuk jalankan 3M plus 2M menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas."
Baca Juga: Satgas Covid-19: Masyarakat Mulai Abai dengan 3M, Ini Sebabnya!
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali