Suara.com - FBI memberikan peringatan melalui buletinnya bahwa ada rencana demo besar-besaran menjelang pelantikan Joe di 50 gedung DPR di seluruh negara bagian Amerika Serikat.
"FBI menerima informasi tentang kelompok bersenjata yang diidentifikasi berniat melakukan perjalanan ke Washington DC pada 16 Januari," bunyi buletin yang pertama kali diwartakan ABC News, Selasa (12/1/2021).
FBI juga menerima informasi bahwa sebuah kelompok yang akan menyerbu gedung pengadilan dan gedung administrasi negara bagian, lokal dan federal, jika Presiden Donald Trump dicopot dari jabatannya sebelum Inauguration Day.
"Mereka telah memperingatkan bahwa jika Kongres mencoba untuk menghapus POTUS melalui Amandemen ke-25, pemberontakan besar akan terjadi." sebutnya.
Kelompok itu juga berencana untuk menyerbu kantor-kantor pemerintah di setiap negara bagian pada hari pelantikan Joe Biden, terlepas dari apakah negara bagian tersebut memberikan suara elektoral untuk Biden atau Trump.
Sebuah sumber mengatakan kepada ABC News bahwa pejabat penegak hukum federal telah menyarankan petugas di setiap negara bagian untuk meningkatkan pengamanan mereka di gedung-gedung pemerintahan setelah terjadi kerusuhan di Capitol.
Menyusul kerusuhan yang dilakukan pendukung Trump di Capitol AS pada Rabu lalu, anggota parlemen kubu Partai Demokrat di DPR mendorong pemakzulan presiden.
Pada hari Senin kubu Demokrat berupaya untuk membuat Wakil Presiden Mike Pence dan Kabinet untuk meminta Amandemen ke-25, yang akan menyatakan Trump tidak mampu melaksanakan tugas kepresidenannya dan akan melantik Pence sebagai penjabat presiden sampai Biden dilantik pada 20 Januari. Upaya itu akhirnya dihentikan oleh Politikus Partai Republik, Alex Mooney dari West Virginia.
Kubu Partai Demokrat di DPR AS kemudian mengeluarkan artikel impeachment terhadap Trump karena dinilai melakukan "hasutan pemberontakan."
Baca Juga: Usai Kerusuhan di Capitol, The Terminator: Hasta la Vista Donald!
Artikel tersebut menyatakan Trump "menjadi ancaman bagi keamanan nasional, demokrasi, dan Konstitusi jika diizinkan untuk tetap menjabat dan telah bertindak dengan cara yang sangat tidak sesuai dengan pemerintahan dan aturan hukum."
Menurut FBI, sekitar 29 individu dan akun media sosial individu yang memasuki Capitol secara tidak sah telah diidentifikasi pada hari Minggu.
FBI juga telah menerima hampir 45.000 rekaman media digital mengenai insiden tersebut dan sekarang sedang dalam peninjauan.
Setidaknya lima orang tewas akibat insiden yang menarik perhatian dunia tersebut, termasuk petugas Polisi Capitol Brian Sicknick. Buletin FBI mengatakan Sicknick "meninggal karena cedera yang diderita selama pelanggaran Capitol AS."
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Perkuat Kerja Sama Pendidikan IndonesiaInggris, Prabowo Panggil Mendikti ke Hambalang
-
MAKI Ingatkan Jaksa Jangan Terjebak Manuver Nadiem Makarim
-
Kemenkes Siapkan Strategi Swab Mandiri untuk Perluas Deteksi Dini Kanker Serviks
-
KPK Bakal Periksa Eks Menaker Hanif Dhakiri Terkait Kasus Korupsi RPTKA
-
Polda Metro Jaya Sita 27 Kg Sabu dan Happy Five Senilai Rp41,7 Miliar di Tangerang
-
Propam Usut Dugaan Salah Prosedur Polisi yang Amankan Pedagang Es Gabus di Johar Baru
-
Bukan Cuma 28, Satgas PKH Ungkap Potensi Gelombang Baru Pencabutan Izin Perusahaan Pelanggar Hutan
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam
-
Mensos Paparkan Data Bencana Januari 2026: 34 Titik Melanda Indonesia, Jawa Jadi Wilayah Terbanyak