Suara.com - DPR AS telah memberikan suara untuk pemakzulan Donald Trump yang kedua kalinya atas tuduhan menghasut pemberonntakan yang terjadi di gedung Capitol pekan lalu.
Menyadur ABC News Kamis (14/01), 232 anggota DPR memilih untuk melengserkan Trump di mana 10 suara diantaranya berasal dari partai Republik.
Donald Trump adalah Presiden AS pertama yang dimakzulkan dua kali dalam satu masa jabatan. Pemakzulan kali ini datang seminggu sebelum ia memberikan kursinya pada presiden terpilih Joe Biden.
Meskipun DPR menyetujui artikel pemakzulan Trump, namun tak mudah bagi mereka untuk mencopotnya sebelum jabatan berakhir.
Pemimpin mayoritas senat dari parta Republik, Mitch McConnell mengatakan sangat sulit melakukan sidang dengan adil dan serius atas pemakzulan Donald Trump sebelum tanggal 20 Januari, saat pelantikan Joe Biden.
Dia mengatakan persidangan akan berlangsung lebih lama dari tujuh hari dan itu artinya Donald Trump kemungkinan tetap menjabat sebagai Presiden AS hingga akhir masa jabatannya.
Meski begitu, tak menutup kemungkinan bahwa dia akan memberikan hukuman lainnya pada Donald Trump atas kerusuhan di gedung Capitol.
McConnell justru mengatakan Amerika lebih baik fokus pada pelantikan Joe Biden agar transfer kekuasaan berlangsung aman, tertib dan lancar. Itu artinya ia akan menunda sidang Senat hingga Joe Biden dilantik.
Sementara itu, Ketua DPR AS Nancy Pelosi mengatakan Donald Trump sosok yang berbahaya bagi Amerika. "Dia harus pergi, dia jelas dan menghadirkan bahaya bagi bangsa yang kita semua cintai," katanya tentang Trump.
Baca Juga: Mengapa Keamanan di Gedung Capitol Bisa Ditembus?
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
7 Fakta Kasus Suap Restitusi Pajak KPP Banjarmasin yang Menjerat Mulyono
-
Kunjungi Istana, PM Albanese Diajak Prabowo Investasi Tambang Garap Nikel Hingga Emas
-
Langit Jabodetabek Mendung Pekat, BMKG Rilis Peringatan Hujan Lebat Siang Ini
-
Pramono Anung Minta Pembongkaran Tiang Monorel di Rasuna Said Dipercepat: Lima Tiang Sehari!
-
Seruan Dasco di HUT ke-18 Partai Gerindra: Misi Kita 'Wong Cilik Iso Gemuyu'
-
Barang KW Masuk Indonesia Gegara Kasus Suap Bea Cukai, KPK Sebut Bisa Rugikan Ekonomi Nasional
-
KPK Ungkap Ada Kode pada Amplop Berisi Uang yang Akan Dibagikan pada Kasus Bea Cukai
-
Prabowo Ajak PM Australia Anthony Albanese Hadiri Ocean Impact Summit di Bali
-
Fakta Baru Terungkap! Satu Keluarga di Warakas Tewas Diracun Anak Sendiri, Ini Motifnya
-
Bertemu Prabowo di Istana, PM Albanese: Kami Selalu Merasa Sangat Disambut di Sini