Suara.com - Anggota DPR AS sedang menyebut ada pilihan untuk pemakzulan Donald Trump terkait dengan kericuhan yang dilakukan pendukungnya di gedung Capitol.
Menyadur Fox Jumat (08/01),anggota DPR AS Ilhan Omar mengatakan ia sedang menulis artikel itu pada hari Rabu.
Dalam cuitannya, Omar mengatakan Trump "harus dilengserkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat & dicopot oleh Senat Amerika Serikat."
Politisi berhijab ini juga menyebut aksi di gedung Capitol itu sebagai upaya kudeta dan perusuh itu dipanggil dengan istilah teroris bersenjata.
"Kami tidak bisa mengizinkan dia untuk tetap menjabat," katanya dalam tweet. "Ini masalah menjaga Republik kita dan kita harus memenuhi sumpah kita."
Tak sampai di situ, ia juga mengajak seluruh pemimpin untuk mengecam aksi ini dan presiden harus dimakzulkan dari jabatannya karena telah melakukan hasutan secara terbuka.
Para pendukung Donald Trump menerobos masuk ke dalam gedung Capitol setelah rapat umum yang dipimpin oleh presiden pada Rabu pagi.
Dalam kesempatan itu, Trump mempermasalahkan hasil pilpres dan meminta para pendukungnya untuk berbaris ke Capitol dan melakukan aksi protes sertifikasi Kongres atas hasil pemilihan Presiden.
Pada Rabu malam, Trump menyerukan untuk mengakhiri kekerasan sambil menyebut pendukungnya yang brutal sebagai orang-orang "khusus".
Baca Juga: Heboh, Keluarga Trump Berpesta Mengamati Massa di Gedung Capitol
Secara hukum, masa jabatan Presiden Donald Trump berakhir dalam 14 hari. Ia sebelumnya pernah dimakzulkan tapi tidak dicopot sekitar satu tahun lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
Terkini
-
Skandal Peras Izin TKA Rp135 Miliar: 8 Eks Pejabat Kemenaker Hadapi Sidang Vonis Hari Ini!
-
Bongkar SDB Milik Rizal Bea Cukai di Medan, KPK Sita Logam Mulia hingga Valas Senilai Rp2 Miliar!
-
Momen Mayor Windra Sanur Pamit ke Jokowi Usai 8 Tahun Mengawal: Kini Emban Tugas Baru di Tangerang
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Haji 2026 Dimulai: 391 Jemaah Kloter Pertama Resmi Bertolak ke Madinah via Bandara Soetta
-
Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita
-
Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja
-
Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun
-
Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom
-
Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia