Suara.com - Syekh Ali Jaber dikabarkan meninggal dunia hari ini, Kamis (14/1/2021). Untuk mengenang sosoknya, mari kita simak kisah-kisah Syekh Ali Jaber semasa hidup.
Sebelumnya, Syekh Ali Jaber pernah dikabarkan positif Covid-19. Namun dikonfirmasi Banyak artis mengucapkan bela sungkawa, termasuk Ustad Yusuf Mansyur, tak sedikit pula yang mengenang Syekh Ali Jaber semasa hidup. Berikut adalah kisah-kisah Syekh Ali Jaber semasa hidup. Beberapa di antaranya sangat populer.
1. Pernah Cium Kaki Penghafal Al Qur'an
Di antara kisah-kisah Syekh Ali Jaber semasa hidup, menicum kaki penghafal Al Qur'an merupakan kisah yang menarik perhatian media mainstream. Syekh ALi Jaber mencium kaki seorang anak bernama Muhammad Naja Hudia Afifurohman. Anak yang biasa dipanggil Naja itu dapat menyebutkan halaman dan letak ayat Al-Qur'an di setiap barisnya. Hal tersebut yang membuat Syekh Ali Jaber kagum lalu mencium kakinya.
Naja sendiri memiliki kondisi fisik yang kurang baik. Dia menderita lumpuh otak. Syekh Ali Jaber juga mendoakan Naja agar menjadi anak yang membawa Syafa'at untuk keluarga dan bisa bertemu dengan Rasulullah SAW.
2. Memberikan Jubah Guru Penjaga Makam Rasulullah SAW ke Raffi Ahmad
Berita ini juga menyita perhatian media. Syekh Ali Jaber pernah melewatkan momen lebaran bersama keluarga Raffi Ahmad. Di kesempatan itu, Syekh Ali Jaber menjadi iman dan khatib di rumah Raffi.
Syekh Ali Jaber memberikan jubah penjaga makam Rasulullah SAW kepada Raffi Ahmad. Syekh Ali Jaber mengatakan jubah tersebut merupakan kenang-kenangan dari gurunya yang seorang penjaga makam Rasulullah SAW.
3. Bermain Sepakola dengan Warga Lombok
Baca Juga: Syekh Ali Jaber Wafat, Stafsus Sri Mulyani Hingga Anggota BPK Berduka
Sebelum terkenal dan melakukan dakwah di mana-mana, mungkin bermain sepakbola dengan warga lombok akan membuat kisah-kisah syekh ali jaber semasa hidup ini jadi lebih terasa humanis. Syekh Ali Jaber pernah tinggal di Lombok dan bermain sepakbola dengan warga lokal. Dia bahkan diberi julukan 'Ali Zidane' oleh warga Lombok karena mirip dengan pesepakbola Zinedine Zidane.
4. Mendapat Kewarganegaraan Indonesia
Syekh Ali Jaber sesungguhnya bukan asli warga negara Indonesia. Pria bernama asli Ali Saleh Mohammed Ali Jaber ini lahir di Madinah, Arab Saudi. Pernah menempuh pendidikan formal di Ibtidaiyah hingga Aliyah di Madinah. Syekh Ali Jaber mendapatkan penghargaan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2011, penghargaan itu berupa pengangkatannya menjadi Warga Negara Republik Indonesia.
Demikian kiah-kisah Syekh Ali Jaber semasa hidup. Selamat jalan, Syekh.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Menhub Minta Maskapai Rute Timur Tengah Tingkatkan Kewaspadaan Imbas Konflik AS-Israel dan Iran
-
Dubes Iran Sebut Agresi AS-Israel Sebagai Bagian Sejarah Panjang Intervensi Washington
-
Dubes Iran Minta Pemerintah RI Kutuk Serangan AS-Israel ke Teheran
-
Berbeda dengan Venezuela, Dino Patti Djalal Menilai Serangan AS-Israel Picu Konflik Berkepanjangan
-
Situasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Jemaah Tunda Keberangkatan Umrah
-
Kabar Duka: Ketua KPAI Margaret Maimunah Meninggal Dunia di Jakarta
-
Bukan Mediator! Eks Wamenlu Dorong Prabowo Kirim Surat ke Trump, Tunda Pasukan TNI ke Gaza
-
Irak Ikut Terseret dalam Konflik Iran-AS-Israel, Tegaskan Tutup Wilayah Udara
-
Adian Napitupulu Kecam Agresi AS-Israel ke Iran: Board of Peace atau Board of War?
-
Rencana Mediasi Prabowo di Iran Tak Realistis, Dino Patti Djalal: Itu Bunuh Diri Politik!