Suara.com - Tim SAR Gabungan melaporkan perkembangan termutakhir terkait operasi pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ-182 pada hari ketujuh, Jumat (15/1/2021). Hingga pukul 20.00 WIB, sebanyak 33 kantong berisi potongan tubuh manusia telah dibawa ke Posko Terpadu JICT II, Jakarta Utara.
Selain itu, tim SAR Gabungan juga mendapatkan enam kantong berisi serpihan kecil pesawat dan 17 kantong potongan besar pesawat. Temuan itu nantinya akan diserahkan pada pihak KNKT dan DVI Polri untuk diteliti lebih lanjut.
"Hari ini kami mendapatkan 33 kantong jenazah, 6 kantong bagian kecil dari pesawat, dan potongan besar pada pesawat ada 17," kata Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya TNI (Purn.) Bagus Puruhito, Jumat malam.
Sehingga, dari operasi pencarian sejak hari pertama, tim SAR Gabungan telah menemukan sebanyak 272 kantong berisi potongan tubuh manusia. Selanjutnya, ada 46 kantong berisi serpihan kecil pesawat dan 50 kantong serpihan besar pesawat.
"Sehingga total yang kita dapatkan selama 7 hari ini sebanyak 272 kantong jenazah berisi bagian tubuh korban serpihan kecil pesawat sebanyak 46 kantong dan potongan besar pesawat 50 bagian," kata dia.
Terkait temuan CVR, Bagus belum bisa berkata banyak. Menurut dia, pihaknya akan mengkonfirmasi lebih lanjut terkait informasi itu pada pihak KNKT.
"CVR nanti akan dikonfirmasikan, saya juga mendengar ditemukannya bagian dari CVR unit. Nanti kami akan konfirmasikan kembali kepada Ketua KNKT," tutup dia.
Berita Terkait
-
Turbin Pesawat Sriwijaya Air Ditemukan Penyelam Kopaska dan Denjaka TNI AL
-
Tim DVI Polri: Sampel DNA Korban Sriwijaya Air Sudah Lengkap
-
Akhirnya Sampel DNA untuk 62 Korban Sriwijaya Air SJ-182 Dinyatakan Lengkap
-
DVI Polri Identifikasi 5 Jenazah Korban Sriwijaya Air, Salah Satunya Isti
-
Tim DVI Polri Telah Terima 140 Sampel DNA Korban Sriwijaya Air
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG
-
'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026
-
Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum
-
Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik
-
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global
-
Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas
-
Polda Metro Jaya Kini Dijabat Jenderal Bintang 3, Asep Edi Suheri Naik Pangkat Jadi Komjen
-
Bos PT Cordelia Bara Utama Ditetapkan Tersangka Kasus Tambang Ilegal Samin Tan!