Suara.com - Selama menjabat sebagai Presiden AS, Donald Trump selalu tampil stylish dengan gaya rambut 'surai' yang khas. Ternyata gaya rambut seperti itu sudah ia pertahankan jauh sebelum masuk ke dunia politik.
Amy Lasch, salah satu penata rambut Donald Trump saat awal-awal musim The Apprentice pernah mengatakan bahwa rambut itu adalah asli, bukan hasil transplantasi atau wig.
Namun herannya, untuk tokoh publik setenar Donald Trump, Lasch yakin bahwa rambutnya tak ditangani oleh seorang profesional.
ketika pertama kali terlibat dalam acara The Aprentice, Lasch bergidik ngeri melihat bagian belakang rambut Donald Trump yang berantakan dengan warna yang tidak rata.
"Warnanya sangat tidak konsisten. Mereka hanya mewarnai bagian atas dan melewatkan bagian bawahnya," ujarnya sambil memprediksi, rambut Trump mungkin hanya diwarnai dan dipotong oleh istri atau putrinya.
Meskipun potongannya mengerikan, tapi Lasch menjamin bahwa rambut emas Trump adalah asli. Ia bahkan bisa melihat dari dekat bagaimana helai rambut di bagian surainya padat dan kusut karena gel yang terlalu berlebihan.
"Dia memiliki rambut yang sangat panjang dan dia menyisirnya ke belakang. Dia melakukannya sendiri," kata Lasch kepada Mirror.
Saat itu, Trump tak suka rambutnya disentuh oleh penata rambut profesional. Jika ada yang terlihat berantakan, maka mereka akan menunjukkannya dengan cermin dan Trump yang memperbaikinya sendiri.
"Itu kusut. Saya pernah mengetuknya dengan sisir dan itu membuatnya memantul kembali," ujar Lasch yang berkata tak suka dengan Trump karena takut akan perubahan, termasuk gaya rambut yang konsisten sejak tahun 80-an.
Baca Juga: Selesai Menjabat Presiden, Donald Trump Berniat Bentuk Partai Politik Baru
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Gagal Salip Bus dari Kiri, Pemotor Tewas Hantam Separator Jalur TransJakarta Kampung Melayu
-
Kecelakaan TransJakarta di Gunung Sahari: Pemotor Tewas Usai Nekat Terobos Jalur Busway
-
Sidang Praperadilan Yaqut, Pakar Hukum Kesulitan Maknai Kedudukan Pimpinan KPK dalam UU KPK Baru
-
Kemenpar Sebut Pariwisata Bali Tetap Stabil di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Ahli di Praperadilan Yaqut Sebut Penetapan Tersangka Kewenangan Penyidik, Bukan Pimpinan KPK
-
Soal Kerugian Negara Kasus Pertamina, Febri Diansyah Ingatkan Putusan Pengadilan Tipikor
-
Tembakan Polisi Tewaskan Remaja di Makassar, Polri Klaim Penggunaan Senpi Terus Dievaluasi
-
Larang Ada Interupsi dalam Sidang Praperadilan Yaqut, Hakim ke KPK: Ini Bukan Acara Talkshow TV
-
Kena Jebakan Rusia, Reza Pahlavi Rela Negaranya Dibom dan Sebut "Perang Salib"
-
Bareskrim Rampas dan Setor Uang Rp58,1 Miliar Hasil Kejahatan Judi Online ke Negara