Suara.com - Polda Sumatera Utara kembali memanggil Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Runtung Sitepu pada Kamis (21/1/2021). Selasa kemarin lusa, Runtung juga sudah datang memenuhi panggilan polisi.
Rektor USU Runtung Sitepu dipanggil untuk keperluan klarifikasi terkait dugaan korupsi proyek pembangunan embung utara di Kampus ll USU Kwala Bekala.
Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan membenarkan pemanggilan tersebut.
"Benar. Klarifikasi lanjutan kemarin," katanya sebagaimana dilansir Antara.
Sebelumnya, Runtung telah memenuhi panggilan pertama oleh penyidik Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut pada Selasa (19/1).
Pemanggilan itu dalam rangka klarifikasi terkait dugaan korupsi pembangunan embung utara di Kampus ll USU Kwala Bekala.
Usai pemeriksaan Selasa lalu, penyidik Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara masih mempelajari hasil klarifikasi dari Rektor USU Runtung Sitepu, terkait pembangunan embung di bagian utara Kwala Bekala Kampus II USU.
Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan mengatakan, penyidik hingga saat ini masih mempelajari keterangan yang diberikan oleh Rektor USU itu.
Kemudian, penyidik Polda Sumut akan melaksanakan gelar perkara untuk proses selanjutnya.
"Jadi, Polda Sumut lebih dahulu mempelajari klarifikasi Rektor USU, dan barulah dilakukan gelar perkara," ujar mantan Kapolres Nias Selatan itu.
Sebelumnya, Polda Sumut melakukan pemanggilan kepada Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Runtung Sitepu pada Selasa (19/1) untuk dimintai klarifikasi terkait proyek pembangunan embung utara di Kampus ll USU Kwala Bekala.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi yang dikonfirmasi membenarkan terkait pemanggilan tersebut.
"Benar, dipanggil penyidik Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut," katanya.
Ditanya perihal pemanggilan tersebut, Hadi hanya mengatakan bahwa pemanggilan dalam rangka untuk dimintai klarifikasi.
Baca Juga: Irit Bicara Usai Diperiksa Polisi, Rektor USU: Tanya ke Penyidik
"Diundang untuk memberikan klarifikasi," katanya.
Berita Terkait
-
Irit Bicara Usai Diperiksa Polisi, Rektor USU: Tanya ke Penyidik
-
Polda Sumut Kembali Panggil Rektor USU soal Dugaan Korupsi Proyek Embung
-
Usai Pemanggilan Rektor USU, Begini Kata Polda Sumut
-
Usai Diminta Klarifikasi oleh Polisi, Rektor USU Irit Bicara
-
Polda Sumut Panggil Rektor USU untuk Klarifikasi, Kasus Apa?
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 18 Kode Redeem FF Max Terbaru 6 Maret 2026: Ada Skin Chromasonic, XM8, dan Katana
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
Pilihan
-
Siapa Dua Pimpinan DPRD Sumsel yang Rumdinnya Direncanakan Punya Meja Biliar Ratusan Juta?
-
Tragedi Longsor TPST Bantar Gebang: 3 Tewas Tertimbun, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
Terkini
-
Mendagri Instruksikan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Standby Seminggu Sebelum-Sesudah Lebaran
-
Anggota DPR Kecam Insiden Kapal Musaffah 2 di Selat Hormuz yang Sebabkan 3 WNI Hilang
-
Kajian Adem Ramadan Bareng Aqua, Gus Rifqil Ajak Gen Z Menjaga Sikap
-
Banjir Rendam 2.682 Rumah di Serang, Lebih dari 9.000 Warga Terdampak
-
Tragedi Longsor TPST Bantar Gebang: 3 Tewas Tertimbun, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Pemulihan Sosial dan Ekonomi Korban Bencana Terus Dipercepat Satgas PRR
-
Satgas PRR Percepat Perbaikan Ribuan Sekolah Terdampak Bencana, Begini Tahapannya
-
Geger Seorang Pria Tewas Terjatuh dari Lantai Tiga PIM 2, Polisi Selidiki Dugaan Bunuh Diri
-
Kapal Tug Boat Meledak di Selat Hormuz, Tiga WNI Dilaporkan Hilang
-
Spesifikasi Khorramshahr-4 (Kheibar 4), Rudal Iran yang Tembus Jantung Israel