Suara.com - Profil Ronny Lukito, pemilik Eiger, CEO PT Eigerindo Multi Produk Industri baru-baru dicari publik sebab Eiger menjadi trending topic di Twitter. Hal tersebut lantaran ada surat teguran dari produsen perlengkapan outdoor Eiger kepada salah satu YouTuber, yang viral di media sosial, pada Kamis (28/1/2021) kemarin.
Pasca kejadian viral itu, Ronny Lukito telah meminta maaf atas surat keberatan yang hebohkan media sosial itu. Lantas, siapa sosok CEO Eiger ini? Bagaimana perjuangan dirinya merintis bisnis? Langsung saja simak profil Ronny Lukito pemilik Eiger berikut ini.
Latar Belakang Ronny Lukito
Ronny Lukito adalah pemilik Eiger yang lahir di Bandung tanggal 15 Januari 1962. Ronny adalah anak laki-laki dari pasangan Lukman Lukito dan Kumiasih.
Kini, Ronny Lukito telah menikah dan dikaruniai anak yang bernama Michele Natalie Lukito, Jeanne Lukito, Angel Natalie Lukito, dan Agnes Lukito.
Eiger, adalah salah satu merk dagang milik Ronny Lukito yang yang tentunya tidak asing lagi bagi para pecinta kegiatan outdoor. Merk dagang Eiger ini lahir pada tahun 1993, di mana nama Eiger sendiri diambil dari nama gunung yang ada di Swiss.
Pada awalnya merk dagang ini digunakan pada produk tas saja. Namun kini, Eiger sudah banyak memproduksi barang lainnya dan fokus ke perlengkapan outdoor.
Tahun 1998, Eiger belum memiliki toko dan hanya sekedar rumah kontrakan dengan 2 penjahit. Namun kini Eiger telah memiliki pabrik di daerah Soreang, Bandung dengan sekitar 800 penjahit.
Dikutip dari situs resmi Eiger, nama Eiger diluncurkan pertama kali pada tahun 1989 sebagai produk untuk memenuhi berbagai kebutuhan perlengkapan dan peralatan penggiat alam terbuka.
Baca Juga: Bak Eiger, Merek Kondom Ini Pun Latah Bikin Surat Buka-bukaan
Nama Eiger sendiri terinspirasi dari Gunung Eiger yang berketinggian 3.970 mdpl dan menjadi “gunung tersulit didaki” ke-3 di dunia yang terletak di Bernese Alps, Swiss.
Sebelumnya, pihak Eiger mengaku bahwa mereka merasa keberatan atas review yang diberikan seorang YouTuber Dian Widiyanarko dengan nama akun @duniadian.
Alasannya adalah karena pihak Eiger mengaku keberatan dan kurang puas terhadap video review yang diunggah dalam channel YouTube milik Dian.
Namun, YouTuber tersebut tidak terima lantaran produk yang di-review adalah barang yang dibeli dengan uang pribadi dan bukan endorse. Selain itu, isi dari review produk juga tidak bernada negatif.
Lantas, pihak perusahaan melalui CEO Ronny Lukito kemudian meminta maaf atas kejadian tersebut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel
-
Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun
-
Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka
-
Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual
-
Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua
-
Tak Lagi Gratis, Pemprov DKI Bakal Atur Ulang Skema Pajak Kendaraan Listrik
-
Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi
-
Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark
-
Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?
-
Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini