News / Internasional
Selasa, 02 Februari 2021 | 15:39 WIB
Ilustrasi korban pelecehan. (Pixabay/Anemone123)

Suara.com - Dua remaja 15 tahun menjadi korban pemerkosaan beramai-ramai di sebuah taman di Brisbane, hingga saat ini polisi sudah mendakwa empat pria.

Menyadur ABC News, Selasa (2/2/2021) tiga dari empat pria yang dituduh memerkosa dua gadis remaja di selatan Brisbane Desember lalu, masing-masing didakwa lebih dari 40 pelanggaran.

Menurut keterangan polisi, dua korban yang berusia 15 tahun dijemput dari stasiun kereta Woodridge sebelum bertemu dengan 10 pria di sebuah taman di Calamvale pada 28 Desember.

Di taman tersebut, kedua gadis tersebut dicekoki alkohol dan obat-obatan dan akhirnya mereka berulang kali dilecehkan secara seksual.

Seorang pria asal Acacia Ridge berusia 22 tahun dan seorang pria dari Runcorn berusia 21 tahun duduk di kursi pesakitan di Pengadilan Magistrat Richlands.

Kedua pria tersebut masing-masing menerima 40 dakwaan yang terdiri dari 16 dakwaan pemerkosaan, sembilan dakwaan penyerangan dengan maksud untuk melakukan pemerkosaan, sembilan dakwaan perlakuan tidak senonoh terhadap seorang anak, dan dua dakwaan membius untuk melakukan pelanggaran yang dapat didakwa.

Kedua pria tersebut tidak ada yang mengajukan jaminan dan kedua kasus tersebut ditunda hingga 22 Maret.

Tersangka ketiga, seorang pria dari Woodridge berusia 19 tahun, juga didakwa melakukan lebih dari 40 pelanggaran dan menjalani persidangan di Pengadilan Magistrat Brisbane.

Jaksa Penuntut Umum, Polisi Senior Min Hu, berkeberatan dengan jaminan pria tersebut dan tetap mengurungnya dalam tahanan dan menyebutkan kasus itu ekstrim dan "serius".

Baca Juga: Tidak Terima Komplainnya Ditolak, Seorang Ayah Ngamuk di Toko Sex Toys

Pengadilan mendengar pria itu mengenal salah satu gadis dari aplikasi media sosial Snapchat, dan meyakinkannya untuk bertemu dengan mereka.

Pengadilan juga mendapatkan laporan bahwa salah satu tersangka mengancam korban dengan botol pecah.

Bianca Van Heerden, salah satu pengacara tersangka mengatakan kliennya mengaku berada di tempat kejadian namun mengaku tidak terlibat.

"Klien saya menyangkal keterlibatan apa pun tentang tuduhan seksual, ancaman atau serangan apa pun," katanya. "Dia akan membantah keras tuduhan itu." tegasnya.

Terdakwa keempat, seorang pria Hillcrest berusia 20 tahun, ditahan pada hari Sabtu, untuk muncul kembali akhir bulan ini.

Komisaris Polisi Queensland Katarina Carroll menyebutkan pihaknya akan menangkap lebih banyak tersangka dan menyebut kasus tersebut "benar-benar memuakkan".

Load More