Suara.com - Kepolisian Resor Probolinggo, Jawa Timur menangkap seorang pengemudi mobil penumpang umum (MPU) jenis Elf yang menyerempet anggota Satlantas Polres setempat hingga terpelanting di wilayah hukum setempat.
"Iya benar itu anggota Satlantas Polres Probolinggo. Infonya pelaku sudah diamankan," ujar Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Gatot Repli Handoko sebagaimana dilansir Antara di Surabaya, Selasa (3/2/2021).
Video minibus menyerempat anggota Satlantas Probolinggo itu sempat viral di media sosial.
Suatu rekaman video memperlihatkan mobil penumpang umum menyerempet polisi lalu lintas yang menunggangi sepeda motor hingga terpelanting dan viral di media sosial.
Video itu diunggah akun @arifharmokoofficial di Instagram pada Selasa siang.
"Jangan ditiru. Kejadian di Probolinggo, semoga tidak fatal dan diberikan kesehatan buat rekan-rekan semuanya dan tetap semangat. Ada yang tahu nanti kena pasal apa saja buat sopir yang ugal-ugalan itu?," tulis dia menyertai video yang diunggah.
Gatot mengatakan personel gabungan langsung bergerak dan menangkap pengemudi MPU tak sampai 24 jam usai video itu beredar di media sosial instagram hingga viral.
"Pengemudi sudah ditangkap dan akan diproses hukum. Tempat kejadiannya benar di Kota Probolinggo dan korban anggota Satlantas Polres Kabupaten Probolinggo," ucap perwira menengah Polri tersebut.
Mengenai kondisi korban, Gatot mengatakan anggota Satlantas Polres Probolinggo tidak mengalami luka serius.
Baca Juga: Kasus Mesum yang Viral di Halte SMKN 34 Dihentikan, Pelaku Gangguan Mental
Korban hanya mengalami luka memar dan kini tengah menjalani perawatan di rumah sakit setempat.
"Alhamdulillah tidak ada luka serius, hanya memar-memar," ujar dia.
Berita Terkait
-
Kasus Mesum MA Dihentikan Gegara Gangguan Mental, Polisi Kejar Pelaku Pria
-
Tanding Futsal Bikin Kerumunan, Begini Kata Kapolrestabes Medan
-
Kasus Mesum yang Viral di Halte SMKN 34 Dihentikan, Pelaku Gangguan Mental
-
Geger Pemobil Todongkan Pistol Demi Belah Kemacetan, Barbar Sekali!
-
Kocak! Wisudawan Keciduk Makan saat Wisuda Online, Reaksinya Santuy
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah
-
Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba