Suara.com - Pegiat media sosial, Denny Siregar mengomentari soal Provinsi Aceh yang disebut sebagai provinsi termiskin di Sumatera menurut data Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh.
Tanggapan itu Denny Siregar sampaikan melalui akun Twitter pribadinya pada Selasa (16/2/2021) kemarin.
Dalam cuitannya itu, Denny Siregar mengucapkan rasa syukur dan menyinggung predikat yang didapat Provinsi Aceh adalah sebuah prestasi.
"Alhamdulillah.. Akhirnya ada juga prestasinya," ujar @Dennysiregar7 seperti dikutip Suara.com, Rabu (17/2/2021).
Akibatnya, cuitan Denny langsung menuai pro dan kontra warganet. Mereka menilai kata 'Alhamdulillah' yang digunakan Denny Siregar begitu tidak pantas.
Namun ada pula warganet yang menjelaskan maksud Denny adalah sengaja menyindir pemerintahan Aceh yang tidak pandai mengelola kekayaan alamnya, sehingga menjadi provinsi termiskin di Sumatera.
Melihat banyaknya perdebatan karena cuitannya itu, Denny Siregar lantas membuat kicauan lainnya. Yang berisi penjelasan mengapa ia menyebut kata syukur dan prestasi pada predikat yang didapat Provinsi Aceh.
Denny Siregar menuturkan mendapat sebutan provinsi miskin adalah sebuah prestasi, karena menjadi provinsi kaya itu sudah biasa dan sudah banyak yang melakukannya.
"Lho, provinsi termiskin itu prestasi. Karena jadi provinsi kaya itu biasa, sudah banyak yang melakukannya," jelasnya.
Baca Juga: Tukang Bakso Ugal-ugalan di Jalan Berakhir Tragis, Publik Meradang
"Miskin itu gaya hidup yang enggak semua orang bisa. Pertahankan posisi juara bertahan! Anda bisa..," lanjut Denny Siregar.
Sebagai gambaran, menurut data yang diberikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh, Ihsanurrijal, penduduk miskin di Aceh meningkat hingga 19 ribu atau 15,43 persen orang pada September 2020. Hal itu lantas, membuat Provinsi Aceh menjadi provinsi termiskin di Sumatera.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Suasana Mal Sepi Terdampak Pandemi, Kesedihan Publik Tak Terbendung
-
Cara Kritik Diributin, Denny Siregar: yang Tua Gaptek, yang Muda Baper
-
Gombali Polisi yang Memberinya Masker, Tingkah Nenek Ini Bikin Gemas
-
Tukang Bakso Ugal-ugalan di Jalan Berakhir Tragis, Publik Meradang
-
Heboh! Buaya Bersisik Emas Diselimuti dan Dielus Warga, Publik: Biar Apa?
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Komisi VIII DPR RI Awasi Langsung Penyaluran PKH dan Sembako di Batam
-
Diskon Tiket KA Lebaran 2026 Masih Tersedia, KAI Daop 6 Imbau Warga Segera Pesan
-
Ketua MPR Soroti Kasus Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas di Tual: Harus Jadi Pelajaran!
-
Pakar UI: Indonesia Wajib Waspada 'Akal Bulus' Israel di Balik Rekonstruksi Gaza dalam BoP
-
Rocky Gerung: Perjanjian Dagang Prabowo-Trump 'Menghina Indonesia'!
-
Anggota Brimob Aniaya Anak hingga Tewas di Tual, Menteri PPPA Turun Tangan: Sedang Koordinasi
-
Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas, Yusril: Sungguh di Luar Perikemanusiaan
-
Sound Horeg dan Perang Sarung Dilarang Keras Selama Ramadan di Ponorogo, Apa Sanksinya?
-
Berbagi Piring Persaudaraan, Kala Ribuan Orang Menyemut Jadi Keluarga Masjid Jogokariyan
-
Pelajar SMA Aceh Barat Dikeroyok Oknum TNI, Praktisi Hukum Desak Pengadilan Militer