Suara.com - Arifin, warga Kota Malang, Jawa Tengah, menjadi perhatian netizen semenjak kisahnya viral di Twitter. Ia disebut sebagai pria setia yang menanti cinta hingga akhir hayat.
Kisah Arifin kekinian mendunia, setelah dimuat menjadi artikel di sejumlah media internasional.
Menyadur World of Buzz, Rabu (17/2/2021), Pak Arifin yang juga kerap disapa Pak Gombloh ini, semasa hidupnya selalu duduk di di bawah pohon, di daerah Kayu Tangan.
"Dia duduk di emperan sebuah toko dengan maksud menunggu kekasihnya tiba. Ada yang bilang, penantian panjang itu sudah dilakukannya mulai tahun 1970-an, 1980-an dan 1990-an entah mana yang benar," tulis akun Sipitdikit.
Pak Arifin diyakini berpisah dengan kekasihnya karena situasi politik yang memanas. Mereka berjanji untuk bertemu kembali ketika kota sudah aman.
Pak Arifin menepati janji dan menunggu kekasihnya dengan setia, tapi wanita itu tak kunjung muncul hingga Pak Arifin meninggal dunia beberapa tahun lalu.
"Awal tahun 2018 menjadi akhir dari penantian panjang kakek Arifin. Usai ditemukan terkuai lemas di trotoar dengan kelopak mata lebam karena terbentur sesuatu. Ia dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar."
Sayang, kondisinya sangat parah dan Pak Arifin tidak tertolong. Ia dikabarkan tewas karena tabrak lari.
"Kesetiaan kakek Arifin akan selalu dikenang oleh orang-orang yang mengenalnya, baik yang bertemu langsung dengan nya maupun yang hanya sekedar terenyuh mendengarnya."
Baca Juga: Disorot Media Asing Kerap Bagi-bagi Makan Gratis, Marzuki Ternyata OB PSI
"Harapan kisah itu tak hanya diketahui publik, melainkan juga menginspirasi semua orang bahwa cinta sejati itu ada."
Hingga kini, postingan tentang Pak Arifin ini sudah dibagikan ulang hingga 25 ribu kali dan disukai oleh nyaris 80 pengguna Twitter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Daftar Harga HP Xiaomi Agustus 2026, Lengkap Redmi dan POCO
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dasco: Dwikewarganegaraan Diaspora Akan Diberlakukan Terbatas dan Sangat Selektif
-
Dasco Jamin PDIP Tak Ditinggal di RUU Pemilu: Mereka Fraksi Terbesar
-
Prabowo Minta Anak 1 SD Belajar Bahasa Asing, DPR Ingatkan Tantangan Guru dan Fasilitas
-
Danantara Ingatkan Semua Pihak Jaga Ekonomi Tetap Kondusif demi Tarik Investor
-
Cerita di Balik Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi, Dari Refleksi Kemerdekaan Hingga Obrolan Politik
-
Prabowo: Prabowonomics Sebenarnya Marhaenisme, PDIP Sulit Tak Mendukung
-
Anggaran MBG di RABPN 2027 Sejumlah Rp240 Triliun
-
Target 150 Ribu Siswa Sekolah Rakyat Disorot, Dinilai Abaikan Akar Ketimpangan