Suara.com - Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) membuka Penerimaan Mahasiswa Baru atau PMB jalur influencer tahun 2021/2022. Calon mahasiswa yang menjadi selebgram, YouTuber dan conten creator dan memenuhi syarat dapat mendaftar jalur ini.
Bagaimana cara pendaftaran PMB jalur influencer di UMM dan UMKT? Apa saja syarat PMB jalur influencer yang harus dipenuhi? Simak penjelasannya berikut ini.
Sebenarnya bukan kali ini saja, tahun 2020 lalu, UMM juga pernah menghebohkan publik karena membuka PMB jalur minat dan Bakat (non Akademik) untuk para influencer.
Adanya PMB jalur khusus influencer ini sontak langsung menjadi perbincangan hangat warga Twitter. Tidak sedikit yang mempertanyakan apa itu definisi influencer hingga jenis influencer seperti apa yang masuk dalam kriteria PMB tersebut.
Sebagai Bentuk Apresiasi
Prof Dr Syamsul selaku wakil Rektor I UMM menyampaikan bahwa pertimbangan UMM membuka PMB jalur khusus influencer tersebut sebagai bentuk apresiasi serta mengakomodasi para generasi milenial yang kreatif di sosial media.
Beliau juga menambahkan, sekarang ini terdapat banyak anak muda yang membuat konten-konten kreatif dan menebar virus positif kepada khalayak luas. Anak-anak muda yang demikian inilah yang ingin diakomodasi oleh UMM
Syarat PMB Jalur Influencer UMM
Informasi PMB (Penerimaan Mahasiswa Baru) jalur influencer atau PMB jalur Minat dan Bakat (Non Akademik) tersebut dapat dilihat langsung di situs resmi PMB UMM (di sini).
Baca Juga: Viral Aksi Joget-Joget, Satpol PP Gowa Akan Panggil Selebgram Asal Makassar
Disebutkan dalam situs resmi tersebut bahwa PMB jalur khusus influencer tanpa seleksi tes masuk dibuka untuk beberapa kriteria seperti berikut ini:
- Youtuber dengan jumlah Subscriber minimal 5k (5000)
- Selebgram dengan jumlah followers minimal 10K (10.000)
- Berisi konten-konten kreatif, edukatif serta positif
- Tidak berlaku untuk program Kedokteran dan Studi Farmasi
Syarat Pendaftaran
- Mengisi serta mengunggah form rekapitulasi nilai semester 1-4 di situs resmi PMB UMM
- Foto Copy piagam/sertifikat prestasi minimal Tingkat Kota/Kabupaten (Bagi pendaftar Jalur Minat Bakat) yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah atau Pengurus Daerah/Club.
- Surat Keterangan Dokter tidak buta warna (Program Studi Biologi, Matematika, dan PGSD)
- Berkas pada poin 1,2 dan 3 dikirim melalui email pmb@umm.ac.id
- Calon mahasiswa FIKES lulusan SMA/SMK/MA (Jurusan IPA) dan tidak buta warna. Khusus Prodi Keperawatan (D3 dan S1) dan Fisioterapi, tinggi badan minimal laki-laki 155 cm dan perempuan minimal 150 cm dan tidak tuna fisik
- Hasil seleksi Jalur Prestasi Akademik dan Bakat Minat dapat dilihat di online.umm.ac.id
- Tes Kesehatan di RS UMM atau menunjukan hasil Tes Kesehatan dari RS Pemerintah/Muhammadiyah Daerah setempat
PMB Jalur Influencer di UMKT
Sementara itu PMB Jalur Influencer di UMKT memiliki kriteria yang lebih ringan. Bahkan UMKT juga membuka peluang untuk seleb TikTok untuk mendaftar program masuk kuliah.
Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) memberi peluang besar pada Millenials Muda untuk bergabung di UMKT melalui jalur PMDP (Prestasi Non Akademik). Jika anda termasuk Millenials Muda yang memiliki semangat menjadi konten kreator (Youtube, IG, Twitter, Tiktok dll) dan memiliki konten-konten yang kreatif, edukatif dan positif untuk Indonesia yang berkemajuan.
Syarat Pendaftaran PMB Jalur Influencer di UMKT:
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Jeritan Pemilik Warung Madura: Harga Plastik Naik Dua Kali Lipat, Modal Makin Terkuras
-
Soroti Laporan 'ABS' Pakai AI di JAKI, Anggota Komisi A DPRD DKI: Ini Alarm Bagi Pelayan Publik!
-
Saat Kedubes Iran Ramai-ramai Balas Ancaman Trump Secara 'Selow'
-
Bahas RUU Perampasan Aset, Sahroni Wanti-wanti Jangan Jadi Ajang 'Abuse of Power' dan Hengky-Pengky
-
DPR Apresiasi Kejagung Tindak Tegas Jaksa Kejari Karo: Pelajaran untuk Semua!
-
Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Bos Gema Shafa Marwa hingga Aero Globe Indonesia
-
Kemenkes Dorong Penertiban Iklan Film Aku Harus Mati: Cegah Risiko Peniruan Bunuh Diri
-
Harga Produk di Jakarta Berangsur Naik Imbas Perang Iran, Pramono Anung: Inflasi Masih Terjaga
-
Ya Allah, Gaza Diserang Lagi saat Iran Masih Digempur Israel
-
Bagaimana Hilangnya Hutan Tropis Memperparah Gelombang Panas Global?