Suara.com - Beberapa wilayah di Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, tergenang air dengan ketinggian mencapai 60 sentimeter akibat curah hujan yang tinggi dan meluapkan air di sejumlah kali, Kamis siang.
Camat Mampang Prapatan Djaharuddin menginformasikan genangan terpantau terjadi di sejumlah titik, yakni Jalan Kemang Raya, RW 4, Kelurahan Bangka, Kemang Utara IX, Pela Mampang, Pondok Karya, Pondok Jaya, dan Tegal Parang.
"Saya sudah monitor di grup kelurahan, memang ada beberapa genangan terjadi di sejumlah titik, ketinggiannya sampai 60 sentimeter," kata Djaharuddin.
Menurut Djaharuddin, genangan disebabkan oleh curah hujan yang tinggi ditambah luapan Kali Krukut dan Kali Mampang.
Curah hujan tinggi tercatat pada alat ombrometer yang terdapat di Kantor Kecamatan Mampang Prapatan.
"Kita amati curah hujan memang tinggi, angkanya mencapai 35 milimeter sudah gerimis, bisa jadi di awal tadi 50 milimeter," kata Djaharuddin.
Ia mengatakan hujan mulai mengguyur wilayah Mampang Prapatan sekitar pukul 13.00 WIB dengan intensitas dan curah yang tinggi.
Akibat genangan tersebut, ada beberapa jalan yang sulit dilalui kendaraan seperti di depan Kantor Kecamatan Mampang Prapatan di Jalan Raya Kemang, depan Mamma Rossy.
"Kita kerahkan petugas PPSU dan Pasukan Biru Sudin SDA untuk membersihkan tali-tali air guna memperlancar air masuk ke saluran utama," kata Djaharuddin.
Baca Juga: Jakarta Diguyur Hujan Deras, Tebet Banjir hingga Selutut Orang Dewasa
Selain itu, Djaharuddin juga telah menginformasikan para lurah, RT dan RW untuk mengaktifkan balai RW sebagai tempat pengungsian bagi warga apabila ketinggian air sudah tidak bisa ditoleransi.
Hingga berita ini diturunkan, air masih menggenang di sejumlah wilayah tersebut. Pompa air belum bisa dioperasikan karena kondisi muka air di Kali Krukut maupun Kali Mampang juga sedang naik. [Antara]
Berita Terkait
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK