Suara.com - Kapolresta Pontianak, Kombes (Pol) Leo Joko Triwibowo mengatakan saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap dua tahanan yang kabur dari sel Mapolsek Pontianak Utara, Jumat.
"Anggota kami saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap kedua tahanan yang kabur dari sel Mapolsek Utara, yakni Faisal Sholehudin alias Faisal dan Meki," kata Leo Joko Triwibowo dalam keterangan tertulisnya di Pontianak.
Kedua tahanan yang kabur atau melarikan diri itu diketahui terlibat kasus pencurian. Keduanya diketahui melarikan diri dari sel Mapolsek Pontianak Utara Kamis (18/2) malam.
Dia menjelaskan, kedua tahanan tersebut melarikan diri dengan cara membobol tembok sel tahanan Mapolsek Pontianak Utara.
Dalam kesempatan itu, Kapolresta mengimbau kepada tahanan yang kabur itu agar secepatnya menyerahkan diri sebelum dilakukan tindakan tegas.
Sebelumnya, pada 2020 lalu juga terjadi kasus kaburnya empat tahanan dari Mapolsek Pontianak Utara, bahkan tahanan yang kabur mengaku kalau mereka melarikan diri hanya untuk mengonsumsi narkoba sabu.
Kejadian melarikan diri keempat tahanan tersebut, saat para petugas di Polsek Pontianak Utara melakukan pengamanan Maulid Akbar di Jalan Selat Panjang.
Sehingga, tinggal dua petugas yang berjaga di Mapolsek tersebut. Itupun para petugas itu fokus jaga di bagian depan mapolsek. Saat itu total ada 18 tahanan yang berada di sel Mapolsek Pontianak Utara tersebut, tetapi yang berusaha melarikan diri hanya empat tahanan.
Baca Juga: Sebelum Kabur, Tahanan Bandar Narkoba Terima Uang Rp 10 Juta
Tag
Berita Terkait
-
15 Tahanan Kabur dari Polsek Samarinda Kota Akhirnya Tertangkap
-
Heboh 15 Tahanan di Polresta Samarinda Kabur, Kok Bisa?
-
Heboh Puluhan Napi Lapas Kutacane Ramai-ramai Kabur Jelang Buka Puasa, Ditjen PAS: Sebagian Sudah Ditangkap
-
Detik-detik Napi Lapas Kutacane Ramai-ramai Kabur Jelang Buka Puasa
-
1.500 Tahanan Kabur dari Penjara Mozambik Usai Hasil Pilpres Diumumkan
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
Terkini
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!