Suara.com - Istana Buckingham merilis pernyataan resmi tentang pencabutan gelar kerajaan Pangeran Harry dan keluarga kecilnya, termasuk Meghan Markle dan Archie juga calon adiknya.
Menyadur Elle Sabtu (20/02) pencabutan gelar ini dibarengi dengan dicopotnya semua perlindungan kerajaan yang diberikan kepada Duke dan Duchess of Sussex, bersamaan dengan semua gelar militer kehormatan Harry.
"Duke dan Duchess of Sussex telah mengonfirmasi kepada Yang Mulia Ratu bahwa mereka tidak akan kembali sebagai anggota keluarga Kerajaan yang bekerja."
"Setelah berkomunikasi dengan Duke, Ratu telah menyatakan bahwa menjauh dari pekerjaan Keluarga Kerajaan tidak mungkin untuk melanjutkan tanggung jawab dan tugas yang datang dengan kehidupan pelayanan publik."
"Pengangkatan militer kehormatan dan perlindungan Kerajaan yang dipegang oleh Duke dan Duchess akan dikembalikan kepada Yang Mulia, sebelum didistribusikan kembali di antara anggota keluarga Kerajaan yang bekerja."
Pengumuman resmi itu diakhiri dengan pernyataan keluarga Kerajaan Inggris yang akan tetap menerima Pangeran Harry sebagai anggota keluarga yang dicintai.
Pangeran Harry tak lagi menjadi pelindung dari Royal Marines, RAF Honington, Royal Navy Small Ships and Diving, England Rugby, dan Rugby Football League sebagai anggota senior Kerajaan Inggris.
Sedangkan Meghan Markle juga tak bisa membawa nama Kerjaan Inggris sebagai pelindung dari Asosiasi Universitas Persemakmuran dan Teater Nasional.
Selain itu, pasangan yang dikenal sebagai Duke dan Duchess of Susssex ini tidak lagi menjadi presiden dan wakil presiden dari Queen's Commonwealth Trust.
Baca Juga: Kabar Bahagia, Pangeran Harry dan Meghan Markle Umumkan Kehamilan Anak Ke 2
Meghan Markle dan Harry langsung merilis tanggapan atas berita tersebut melalui juru bicara mereka.
"Duke dan Duchess of Sussex tetap berkomitmen untuk tugas dan layanan mereka ke Inggris dan di seluruh dunia dengan menawarkan dukungan berkelanjutan pada organisasi yang mereka wakili terlepas dari peran resminya."
"Kami semua bisa menjalani kehidupan dengan semangat pelayanan karena itu bersifat universal," kata juru bicara itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Juru Masak Makan Bergizi Gratis di Lampung Dilatih MasterChef Norman Ismail
-
Kasus Narkoba Eks Kapolres Bima, DPR Minta Polri Beri Sanksi Berat Tanpa Kompromi
-
Dari Koper Putih ke Tes Rambut Positif, Jerat Narkoba Eks Kapolres Bima Kian Terang!
-
Gudang Peralatan Masak di Ragunan Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting
-
BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Sangat Lebat untuk Wilayah Jakarta dan Bogor Hari Ini
-
Persiapan Ramadan Masjid Ahmadiyah Jagakarsa: 500 Paket Bansos dan Salat Tahajud Kolektif
-
Sekjen KAKI: Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Harus Nasehati Gatot Nurmantyo Dkk
-
Pengeroyokan Sopir Truk oleh Petugas Bea Cukai Batam, Komisi III DPR: Tangkap Semua Pelaku!
-
Tersangka Narkoba, Eks Kapolres Bima AKBP Didik Terancam Pidana Seumur Hidup
-
Fakta Baru CCTV: Korban Kecelakaan Maut Transjakarta di Pondok Labu Sempat Sempoyongan