Suara.com - Rusmiati, perempuan paruh baya mengaku kecewan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan karena dianggap telah ingkar dengan janjinya soal banjir.
Rusmiati adalah warga Cipinang Kampung Melayu, Jakarta Timur yang sempat difoto dan diunggah ke Instagram pribadinya, Anies.
"Kenapa Pak, Bapak kemarin bilang bebas banjir, tapi sekarang banjir lagi. Saya kecewa," kata Rusmiati saat ditemui Suara.com di Kelurahan Cipinang Melayu.
Beberapa waktu lalu, dalam unggahannya itu, Anies menuliskan bahwa RW 4 Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur terbebas banjir. Namun, kenyataannya sejak Jumat (19/2/2021) pekan lalu banjir masih melanda kawasan itu, bahkan ketinggiannya mencapai 3-4 meter.
Rusmiati pun mengenang, saat sosok orang nomor satu DKI Jakarta itu memeluknya dan mengatakan bahwa daerah tempat tinggalnya sudah terbebas banjir.
"Yang meluk juga dia (Anies), peluk Bu, kata dia gitu, sambil bilang, sudah tidak banjir lagi Bu, katanya gitu. Pelukannya sudah seperti keluarga gitu" ujar Rusmiati mengingat pernyataan Anies kepadanya.
Rusmiati pun berkisah, banjir mulai menggenang rumahnya di RW 4 RT 6 sejak Jumat pagi (19/2). Saat itu, kata dia, ketinggian banjir masih mencapai dengkulnya, namun perlahan mencapai ketinggian 3-4 meter.
Beruntung pada saat air masih rendah, Rusmiati sudah mengungsi ke rumah anaknya yang berada di Keranji. Karena peristiwa itu, Rusmiati mengatakan dirinya stres.
"Bukan Trauma lagi, stres saya," ujarnya.
Baca Juga: Klaim Bebas Banjir, Ibu-ibu di Cipinang Melayu: Anies Jangan Ngomong Doang!
Apalagi sejumlah barang elektroniknya seperti kulkas, tape recorder, dan mesin cuci rusak terendam, bahkan lemari yang baru dibelinya juga bernasib sama.
"Lemari baru beli, baru beli pisan. Saya kan orang nggak punya ya," ujar Rusmiati.
Di samping itu, Rusmiati juga mengatakan, sudah tidak tahu, jika Anies kembali berjanji daerah tempat tinggalnya terbebas banjir.
"(Kalau Anies janji lagi) nggak tahu deh (masih percaya atau tidak)," ujarnya.
Atas peristiwa itu Rusmiati pun berharap, Anies Baswedan pemimpinnya segera datang ke RW 4 Kelurahan Cipinang Melayu untuk melihat kondisinya dan warga lain.
"Berharap Bapak Anies datang. Katanya sih Insya Allah mau datang. Kalau Pak Anies datang saya mau bilang, janjinya gimana sih, janjinya katanya enggak banjir lagi, ternyata banjir" ujarnya.
Berita Terkait
-
Kelar Jadi Gubernur DKI Jakarta, Anies: Biarkan Kerja Nyata yang Bicara
-
Pamit Dari Balai Kota, Anies Baswedan Pulang ke Rumah Naik Vespa
-
Begini Momen Anies Baswedan di Hari Terakhir Menjabat Gubernur DKI Jakarta
-
Anies Baswedan Pamit Kepada Warga Jakarta di Balai Kota
-
Anies Baswedan Resmikan Halte Transjakarta Bundaran HI
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional