Suara.com - Seorang wanita di India yang sedang mengandung menghabisi nyawa mantan suaminya ketika dipaksa berhubungan intim.
Menyadur Times Of India, Senin (22/2/2021) polisi mengatakan A Mythily, dari desa Periyamolapalayam, menikah dengan seorang pria bernama N Nandha Kumar.
Pria 33 tahun yang berprofesi seorang petani menikahi Mythily dua tahun lalu dan menceraikannya dalam waktu empat bulan.
"Mythily hamil lima bulan lalu. Bahkan setelah ini, Nandha Kumar memaksanya untuk berhubungan seks dengannya dan menyiksanya," jelas S Ravi, inspektur di Kepolisian Andhiyur.
Pada Jumat Mythily mengatakan bahwa dia telah membunuh suaminya dengan memberinya makanan yang dicampur dengan insektisida.
"Jadi Mythily memutuskan untuk membunuhnya dengan memberikan makanan yang mengandung insektisida pada 28 Januari," sambungnya.
Nandha Kumar mengalami beberapa komplikasi akibat keracunan dan dirawat di rumah sakit swasta di Andhiyur pada 31 Januari.
"Dia meninggal setelah menjalani perawatan di rumah sakit pada 15 Februari," jelas S Ravi.
Setelah kematiannya, manajemen rumah sakit memberi tahu polisi, yang mendaftarkan kasus dan memulai penyelidikan.
Baca Juga: China Pakai Roket dan Meriam untuk Manipulasi Cuaca, Negara Tetangga Resah
Sementara itu, wanita 21 tahun tersebut menyerahkan diri kepada petugas administrasi desa (VAO) Andhiyur dan mengakui kejahatannya.
Polisi menangkap Mythily dan memasukkannya ke penjara distrik di Gobichettipalayam di bawah tahanan yudisial selama 15 hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Cegah Penyakit Sejak Dini, Menkes Budi Tekankan Pentingnya Cek Kesehatan Rutin untuk Pekerja
-
Bertemu Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Akurasi Data Tunggal Nasional
-
Mensos Gus Ipul: BPJS PBI Pasien Penyakit Kronis Aktif per Hari Ini
-
Silaturahmi dengan Ulama Aceh, Kasatgas Tito: Pentingnya Dukungan Spiritual bagi Korban Bencana
-
Pemerintah Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Selama Ramadan, 35 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Iuran Rp17 Triliun! Masyumi Beri Syarat Ketat ke Prabowo Soal Gabung 'Board of Peace' Donald Trump
-
Lampu Hias Semanggi Tiga Kali Raib, Pramono Bongkar Biang Keladi Lemahnya Pengawasan di Jakarta
-
Pemerintah Siapkan Stimulus Rp911 Miliar untuk Diskon Tiket Mudik Lebaran
-
Analis Sebut Pidato Berapi-api Jokowi untuk PSI Sebagai Blunder Politik