Suara.com - Presiden Joko Widodo kembali membuat heboh publik terkait aksinya berjalan sendirian di pematang sawah saat meninjau proyek Food Estate di Sumba Tengah, Nusa Tenggara, Selasa (24/2/2021) kemarin.
Aksi Jokowi menerjang hujan tanpa dikawal ajudan ataupun Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) menjadi viral sebagaimana rekaman video yang beredar di media sosial.
Video Jokowi tersebut dibagikan oleh akun twitter milik @ana_khoz.
"Saat Pak @jokowi kehujanan di tengah sawah di Sumba Tengah. Nggak setiap orang berani melakukan seperti ini di musim hujan. Rawan disambar petir," kicaunya dikutip Suara.com, Rabu (24/2/2021).
Selain itu, fotografer Presiden Agus Suparto juga membagikan foto Jokowi memakai payung dan berjalan di tengah sawah melalui instagram pribadinya.
Dari foto tersebut, Jokowi tampak melambaikan tangan kepada masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Deputi Bidang Protokol Pers dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin mengatakan perangkat Kepresidenan sudah mengingatkan Jokowi lantaran kondisi hujan yang deras.
"Kemarin saat Presiden datang hujan besar, perangkat kepresidenan sudah mengingatkan presiden untuk tidak ke ujung ke pompa air yang berwarna kotak biru," kata Bey.
Namun Jokowi kata Bey, tetap ingin meninjau pompa yang ada di tengah sawah yang merupakan kunci dari proyek Food Estate. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu kata Bey ingin memastikan bahwa pompa tersebut berfungsi dengan baik.
Baca Juga: PKB Sebut Jokowi Tak Perlu Terbitkan Perppu UU ITE, Ini Alasannya
"Namun Presiden tetap ingin melihat langsung pompa air itu karena merupakan kunci untuk food estate di lokasi tersebut. Presiden mau ke situ untuk memastikan pompa berfungsi. Karena kita ketahui bahwa Presiden kalau mengecek itu selalu detail," ucap dia.
Berita Terkait
-
Prabowo Panggil Menteri Airlangga Hingga Purbaya ke Istana, Ada Apa?
-
Seskab Teddy Ungkap 8 Arahan Prabowo untuk Pimpinan TNI-Polri di Rapim
-
Prabowo Resmi Lantik Hakim MK Adies Kadir dan Wamenkeu Juda Agung di Istana Negara
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Cak Imin dan Jajaran PKB Bertemu Tertutup dengan Presiden Prabowo, Ada Apa?
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
- Ini 4 Tablet Paling Murah 2026, Memori Tembus 256 GB
Pilihan
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
Terkini
-
Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
-
Eks Menkumham hingga Ketua MK Ajukan Amicus Curiae Bela Tian Bahtiar, Singgung Kebebasan Pers
-
Putus Rantai Stunting, PAM JAYA Bekali Ibu di Jakarta Edukasi Gizi hingga Ketahanan Air
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
SBY Bawakan Lagu Hening di Perayaan Imlek Demokrat: Izinkan Seniman Ini Bicara
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
KPK Minta Menag Nasaruddin Umar Klarifikasi Jet Pribadi OSO: Jangan Tunggu Dipanggil
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
-
Latih Operator Dinsos Cara Reaktivasi BPJS PBI, Kemensos Pastikan Pengajuan Bisa Sehari Selesai
-
Respons Teror ke Ketua BEM UGM, Mensesneg: Kritik Sah Saja, Tapi Kedepankan Adab Ketimuran