Suara.com - Ratusan peti jenazah muncul ke permukaan tanah dan jatuh ke laut setelah longsor melanda kompleks permakaman berumur 100 tahun, yang terletak di pinggir tebing sebuah kawasan di Italia.
Tayangan video memperlihatkan para petugas SAR menumpang sejumlah perahu guna mencari sekitar 200 peti jenazah di perairan Camogli, dekat Kota Genoa, pada Senin (22/02).
Dua bangunan kapel juga ikut terbawa longsor tersebut.
Baca juga:
- Di balik laris manis peti mati Covid-19, pengusaha: 'Saya sedih dan marah'
- Peti jenazah sebagai cara memperingatkan warga akan bahaya Covid-19, psikolog: 'pesannya sampai ke masyarakat?'
- Kota dengan jenazah-jenazah digeletakkan di tepi jalan karena kesulitan pemulasaraan
Kepala desa setempat mengatakan kepada media bahwa kejadian ini adalah "bencana yang tidak terbayangkan".
Sejumlah pekerja di sekitar lokasi kejadian merekam peristiwa ketika dinding area permakaman berguncang dan retak.
https://twitter.com/BabboleoNews/status/1363903289994203136
Beberapa detik kemudian, dinding itu terbelah dan jatuh ke Laut Liguria.
Berbagai foto dan rekaman video memperlihatkan beberapa peti jenazah mengapung di perairan penuh lumpur.
Baca Juga: Area Pemakaman Covid-19 TPU Jombang Terancam Longsor, Pengelola: Makam Aman
https://twitter.com/BabboleoNews/status/1364240130719043587
"Jenis longsor yang terjadi hari ini sangat sulit dideteksi atau diperkirakan," kata Francesco Olivari, kepala desa Camogli, kepada CNN.
Akan tetapi, menurut aparat Italia, para pekerja setempat sejatinya telah melihat adanya retakan di tebing dan menyadari risiko longsor berhari-hari sebelumnya.
Apalagi kompleks permakaman itu berada di area yang rentan mengalami longsor.
"Area ini juga ditutup untuk umum karena beberapa hari terakhir ada bunyi berdecit yang janggal," ujar anggota dewan perwakilan daerah Camogli, Tino Revello, kepada kantor berita Ansa.
https://twitter.com/emergenzavvf/status/1364205678391402502
Para penyelam dari dinas pemadam kebakaran, kapal-kapal dinas penjaga pantai, dan petugas pemadam kebakaran telah bahu-membahu mencari sisa-sisa peti jenazah.
Sebanyak 10 dari sekitar 200 peti jenazah telah ditemukan, kata pengawas perlindungan sipil kawasan tersebut, Giacomo Giampedrone.
Ditambahkannya, pemerintah memblokade area di bawah kompleks permakaman setelah longsor terjadi agar peti-peti jenazah tidak meluncur ke lautan.
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo
-
Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia
-
Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya
-
DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah
-
Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T
-
Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda
-
Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya
-
Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi