Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Sumatera Barat, dan Bengkulu, hari ini, Kamis (25/2/2021) di Istana Negara, Jakarta Pusat. Para kepala daerah ini adalah pemenang dalam Pilkada 2019 lalu.
Gubernur Sumbar terpilih dan Wakilnya adalah Mahyeldi dan Audy Joinaldy. Lalu pasangan Gubernur Kepri ialah Ansar Ahmad-Marlin Agustina, dan terakhir Rohidin Mersyah-Rosjonsyah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu.
Pelantikan ini disiarkan secara langsung melalui kanal youtube resmi Sekretariat Presiden pukul 10.10 WIB. Acara ini juga terlihat menerapkan protokol kesehatan dengan para peserta menggunakan masker serta menjaga jarak.
Pelantikan itu dilakukan dalam pengambilan sumpah jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2021 tentang Pengesahan dan Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar, Kepri dan Bengkulu.
"Sebelum saudara-saudara mengucapkan sumpah berkenaan dengan pengesahan pengangkatan saudara-saudara sebagai gubernur dan wakil gubernur Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Kepulauan Riau, dan Provinsi Bengkulu masa jabatan 2021-2024, terlebih dahulu saya akan bertanya kepada saudara-saudara, apakah saudara-saudara beragama Islam," kata Jokowi, Kamis (25/2/2021).
Setelah dijawab, Jokowi meminta para pasangan Kepala Daerah baru itu untuk mengikutinya mengatakan sumpah jabatan.
"Bersediakah saudara-saudara mengucapkan sumpah menurut agama Islam? Selanjutnya harap diikuti oleh semuanya," lanjut Jokowi.
"Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan memenuhi kewajiban sebagai gubernur, sebagai wakil gubernur dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya memegang teguh Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan menjalankan segala undang-undang," pungkasnya.
Baca Juga: Jokowi Targetkan Sekolah Buka Juli, DPR: Tetap Ikuti Prokes
Tag
Berita Terkait
-
Jokowi Targetkan Sekolah Buka Juli, DPR: Tetap Ikuti Prokes
-
Curhat Lagi, Kini SBY Dituduh Danai Aksi 212
-
Kronologi Jokowi Dituding Buat Kerumunan Warga sampai Dilaporkan ke Polisi
-
dr Tirta Komentari Kerumunan Jokowi, Tengku Zul: Mikir Sederhana Saja Sulit
-
Bela Jokowi soal Kerumunan di NTT, Dokter Tirta Disindir Mau Jadi Komisaris
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
Jaga Stabilitas Harga Daging Jelang Ramadan di Jakarta, Dharma Jaya Impor Ratusan Sapi
-
Santunan Korban Bencana Sumatra Disalurkan, Mensos Sebut Hampir Seribu Ahli Waris Terbantu
-
PDIP Sebut 100 Persen Warga Indonesia Bisa Mendapatkan BPJS Gratis, Begini Kalkulasinya
-
Adu Mulut Menteri Keuangan dan Menteri KKP Bikin PDIP Geram: Jangan Rusak Kepercayaan Pasar!
-
Wamensos Agus Jabo Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Korban Penganiayaan di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik Pelaku
-
Pemerintah Kucurkan Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu Per Bulan, Pembangunan Huntap Capai 15.719 Unit
-
Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga